<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="en">

    <title type="text">Garmin Indonesia</title>
    <subtitle type="text">Garmin Indonesia:</subtitle>
    <link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.garmin.co.id/" />
    <link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://www.garmin.co.id/atom/" />
    <updated>2026-06-04T08:28:52Z</updated>
    <rights>Copyright Garmin Corporation &#169; 2026, Garmin Indonesia </rights>
    


    <entry>
      <title>Kenali Invisible Fatigue, Garmin Ungkap Aktivitas Ibu Rumah Tangga Bisa Setara HIIT</title>

      
      <link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.garmin.co.id/news/press-release/news-2026-jun-women-of-endurance/" />
      
      
      <published>2026-06-04T08:23:51Z</published>
      <updated>2026-06-04T08:28:52Z</updated>
      <author>
            <name>Service</name>
            
            
            
      </author>

      <category term="Press Release"
        scheme="https://www.garmin.co.id/news/press-release/"
        label="Press Release" />
      <content type="html"><![CDATA[
        <p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-jun-women-of-endurance-1.jpg" loading="lazy" /></p>
<p>Jakarta, 22 Mei 2026 &mdash; Aktivitas sehari-hari seorang ibu ternyata bisa menyerupai latihan fisik berintensitas tinggi   layaknya atlet endurance. Mulai dari menggendong anak naik tangga, mengejar balita saat waktu makan, membereskan   rumah,   hingga berpindah dari satu tanggung jawab ke tanggung jawab lainnya tanpa jeda. Seluruh aktivitas tersebut dapat   memberikan tekanan fisik maupun mental yang signifikan setiap hari.</p>
<p>Melalui kampanye terbaru bertajuk Women of Endurance, Garmin mengangkat realita yang dekat dengan kehidupan perempuan   modern, khususnya para ibu. Dalam kampanye ini, Garmin menggambarkan bagaimana rutinitas perempuan modern dapat   dianalogikan seperti &ldquo;invisible training&rdquo;, alias latihan tanpa garis finis yang terus berlangsung setiap hari.   Aktivitas   seperti menggendong anak dan membawa tas berisi barang belanjaan sekaligus dapat meningkatkan detak jantung hingga   setara sesi HIIT, sementara mobilitas dan aktivitas multitasking sepanjang hari dapat menyerupai tantangan obstacle   race   jarak jauh.</p>
<p>&ldquo;Banyak perempuan menjalani aktivitas fisik dan mental yang intens setiap hari tanpa menganggapnya sebagai bentuk   endurance. Garmin ingin membantu perempuan memahami bahwa tubuh mereka bekerja keras setiap hari, sehingga recovery   dan   pemantauan kesehatan menjadi hal yang sama pentingnya,&rdquo; ujar Chandrawidhi Desideriani, Marketing Communications Senior   Manager Garmin Indonesia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Rutinitas Harian yang Menuntut Ketahanan Layaknya Atlet</h2>
<p>Konsep utama dalam kampanye Women of Endurance adalah bagaimana perempuan menjalani ketahanan fisik dan mental yang   sering kali tidak terlihat. Kelelahan tersebut terakumulasi dari berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari mengurus   rumah tangga dan anak hingga menjalani pekerjaan profesional serta tekanan emosional.</p>
<p>Garmin melihat banyak perempuan terbiasa terus bergerak dan menunda istirahat, bahkan ketika tubuh mulai menunjukkan   tanda kelelahan. Padahal, fragmented sleep, tingkat stres tinggi, dan kurangnya recovery dapat berdampak pada   Wearable Garmin Bantu Perempuan Memahami &ldquo;Invisible Fatigue&rdquo;   Melalui kampanye ini, Garmin menggambarkan aktivitas sehari-hari perempuan dari perspektif olahraga endurance.   Menggendong anak sambil naik tangga misalnya, dapat meningkatkan denyut jantung layaknya sesi HIIT, sementara   aktivitas mengejar balita dan mengurus rumah membutuhkan stamina dan fokus yang tidak sedikit.</p>
<p>Garmin menilai aktivitas tersebut menunjukkan bentuk endurance yang mirip dengan latihan intensitas tinggi yang   dijalani atlet. Untuk memperkuat pesan ini, Garmin juga berkolaborasi dengan ilustrator perempuan Chouyi yang   menghadirkan visual emosional tentang ketahanan perempuan dalam keseharian mereka. Visual tersebut memperlihatkan   bagaimana perempuan modern menjalani berbagai tantangan setiap hari, namun tetap terus bergerak demi keluarga maupun   tanggung jawab lainnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Wearable Garmin Bantu Perempuan Memahami &ldquo;Invisible Fatigue&rdquo;</h2>
<p>Selain menghadirkan storytelling visual, kampanye ini menyoroti fenomena invisible fatigue, yaitu akumulasi kelelahan   fisik dan mental yang sering tidak terlihat maupun sulit diukur. Garmin merekomendasikan perempuan untuk memanfaatkan   data dari wearable mereka guna membangun ritme pemulihan yang lebih personal melalui lima pendekatan utama berikut:</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom: 0;">Kenali Fragmented Sleep</p>
Gangguan tidur akibat aktivitas mengasuh anak yang terjadi berulang dapat menghambat proses pemulihan energi tubuh.     Fitur Garmin Sleep Coach yang didukung Firstbeat Analytics dan metrik personal membantu mengidentifikasi periode     istirahat dengan kualitas rendah, sehingga pengguna dapat menyesuaikan rutinitas atau mencari dukungan yang     dibutuhkan lebih cepat. </li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0;">Pantau Tren Tingkat Stres</p>
Tingkat stres tinggi yang berlangsung terus-menerus menjadi sinyal bahwa tubuh sedang berada dalam tekanan. Latihan     pernapasan terpandu yang sederhana dapat membantu tubuh kembali ke kondisi yang lebih rileks. </li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0;">Lacak Recovery dan Imunitas Tubuh</p>
HRV (Heart Rate Variability) sering mengalami perubahan selama siklus menstruasi, ketika tubuh kurang recovery, atau     menjelang sakit. Dengan memantau tren data tersebut, perempuan dapat lebih cepat mengenali kebutuhan tubuh dan     memprioritaskan waktu istirahat. </li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0;">Perhatikan Dampak Pola Konsumsi</p>
Fitur Lifestyle Logging dari Garmin membantu memantau pengaruh kafein, alkohol, atau makanan tinggi gula terhadap     metrik kesehatan seperti laju pernapasan, sehingga pengguna dapat menyesuaikan pola konsumsi dengan kebutuhan tubuh     mereka. </li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0;">Terapkan Active Rest</p>
Layaknya atlet profesional, istirahat yang dilakukan secara sadar dan terencana merupakan bagian penting untuk     menjaga     performa tubuh dan kesehatan secara keseluruhan dalam jangka panjang. </li>
</ol>
<p>Recovery bukan hanya tentang tidur atau berhenti beraktivitas, tetapi bagian penting dari menjaga performa tubuh   dalam menjalani berbagai peran setiap hari. Perempuan sering kali fokus menjaga orang lain, tetapi lupa mendengarkan   kebutuhan tubuh mereka sendiri. Dengan data kesehatan yang lebih mudah dipahami, Garmin ingin membantu perempuan   mengambil waktu recovery yang lebih tepat dan lebih sadar akan kondisi tubuh mereka.</p>
<p>Melalui kampanye Women of Endurance, Garmin ingin mengajak lebih banyak perempuan untuk melihat kesehatan dan   pemulihan sebagai bagian penting dari keseharian, sama seperti seorang atlet menjaga performanya dalam jangka panjang.</p>
<p>Dengan memadukan pendekatan teknologi wearable, data kesehatan, dan storytelling yang emosional, Garmin berharap   kampanye ini dapat membantu perempuan lebih memahami tubuh mereka, sekaligus menghargai ketahanan luar biasa yang   mereka jalani setiap hari. Karena kami percaya, untuk dapat hadir sepenuhnya bagi keluarga dan lingkungan sekitar,   langkah pertama yang paling esensial adalah menjaga kesejahteraan diri sendiri.</p> 
      ]]></content>
    </entry>

    <entry>
      <title>Global Running Day dan World Bicycle Day: Data Garmin Connect Ungkap Tren Latihan yang Konsisten di Indonesia</title>

      
      <link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.garmin.co.id/news/press-release/news-2026-jun-global-running-day/" />
      
      
      <published>2026-06-04T08:19:02Z</published>
      <updated>2026-06-04T08:20:03Z</updated>
      <author>
            <name>Service</name>
            
            
            
      </author>

      <category term="Press Release"
        scheme="https://www.garmin.co.id/news/press-release/"
        label="Press Release" />
      <content type="html"><![CDATA[
        <p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-jun-global-running-day-1.jpg" loading="lazy" /></p>
<p style="font-style: italic; color: #999;">Data Garmin Connect menunjukkan pelari Indonesia rata-rata menempuh 6,76 km, sementara pesepeda mencatat rata-rata   44,7   km setiap kali mereka melakukan kedua aktivitas tersebut.</p>
<p>Jakarta, 3 Juni 2026 &ndash; Garmin Indonesia merilis laporan data global untuk running dan cycling yang menggambarkan   bagaimana komunitas Garmin di berbagai negara mencatat aktivitas olahraga mereka sepanjang tahun terakhir. Bertepatan   dengan momentum Global Running Day dan World Bicycle Day, laporan ini menunjukkan bahwa running dan cycling tetap   menjadi dua aktivitas favorit untuk menjaga kebugaran, membangun konsistensi, serta meningkatkan performa.</p>
<p>Secara global, Garmin mencatat adanya peningkatan aktivitas lari. Pelari tercatat melakukan hampir 13% lebih banyak   indoor running dan 3% lebih banyak outdoor running dibandingkan periode sebelumnya. Data ini menunjukkan bahwa pelari   kini semakin adaptif dalam menjalani latihan, baik di treadmill, indoor track, jalan raya, maupun area outdoor lain   sesuai kondisi dan kebutuhan harian.</p>
<p>Untuk pengguna di Indonesia, data Garmin Connect menemukan peningkatan signifikan dalam aktivitas olahraga lari.   Sepanjang Januari hingga Mei 2026, aktivitas running tercatat mencapai lebih dari 5,1 juta aktivitas. Melonjak sekitar   46% dibanding periode yang sama di 2025 dengan kisaran 3,5 juta aktivitas.</p>
<p>Trail running juga menjadi salah satu olahraga yang semakin populer, terlihat dari peningkatan pesat aktivitas luar   ruangan satu ini. Pada periode Januari-Mei 2026, sebanyak 58 ribu aktivitas trail run dilakukan oleh pengguna Garmin   di Indonesia. Meningkat sekitar 74% dibanding tahun sebelumnya yang berada di kisaran 33 ribu aktivitas.</p>
<p>Sementara cycling outdoor juga menunjukkan tren positif yang stabil sepanjang Januari hingga Mei 2026. Garmin Connect   mencatat 359 ribu aktivitas bersepada, meningkat 30% dibandingkan di tahun 2025 dengan 276 ribu aktivitas.</p>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-jun-global-running-day-2.jpg" loading="lazy" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Peningkatan Latihan Lari yang Lebih Terstruktur</h2>
<p>Kesadaran akan pentingnya olahraga lari kini kian bergeser ke arah latihan yang lebih terstruktur. Melalui data yang   dihimpun oleh Garmin Connect, terlihat adanya pola konsistensi yang kuat dari para pelari di tingkat global.   Menariknya,   tren positif ini juga diadopsi dengan baik oleh pelari di Indonesia yang menunjukkan karakteristik durasi dan jarak   tempuh yang cukup stabil.</p>
<p>Dari sisi jarak, rata-rata pelari global mencatatkan 4,82 mil atau sekitar 7,76 km per aktivitas. Kelompok usia 50&ndash;59   tahun menjadi salah satu yang paling konsisten, dengan rata-rata jarak 5,1 mil atau sekitar 8,2 km per aktivitas.   Sementara itu, rata-rata pace global berada di 9 menit 21 detik per mil untuk pria dan 10 menit 11 detik per mil untuk   wanita.</p>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-jun-global-running-day-3.jpg" loading="lazy" /></p>
<p>Di Indonesia, data Garmin Connect menunjukkan bahwa pengguna mencatatkan rata-rata jarak lari 4,2 mil atau sekitar 6,8   km per aktivitas, dengan durasi rata-rata 45,5 menit. Rata-rata pace pelari Indonesia berada di 10 menit 50 detik per   mil, atau sekitar 6 menit 44 detik per kilometer. Angka ini memperlihatkan bahwa pengguna Garmin di Indonesia memiliki   pola latihan yang cukup konsisten, dengan durasi yang mendekati 46 menit dalam setiap sesi lari.</p>
<p>Laporan Garmin juga memperlihatkan bahwa bulan Agustus menjadi periode dengan total jarak lari terbanyak secara   global,   sementara hari Sabtu menjadi waktu ketika pelari biasanya menempuh jarak paling jauh. Selain itu, half marathon   training   plan menjadi program latihan paling populer yang digunakan melalui Garmin Coach, menandakan meningkatnya minat   pengguna   untuk berlatih dengan target yang lebih terstruktur.</p>
<p>&ldquo;Data ini menunjukkan bahwa olahraga kini menjadi bagian yang semakin fleksibel dari gaya hidup, termasuk di   Indonesia.   Pelari tidak hanya mengejar jarak atau kecepatan, tetapi juga mulai memahami pentingnya konsistensi, recovery, serta   variasi latihan. Melalui ekosistem Garmin, pengguna dapat melihat perkembangan performa secara lebih menyeluruh, mulai   dari pace, jarak, VO2 Max, kualitas tidur, hingga kesiapan tubuh untuk berlatih,&rdquo; ujar Chandrawidhi Desideriani,   Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Bersepeda Jadi Latihan Endurance Pilihan</h2>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-jun-global-running-day-4.jpg" loading="lazy" /></p>
<p>Tidak hanya running, cycling juga menunjukkan pola aktivitas yang kuat di komunitas Garmin. Secara global, rata-rata   pesepeda mencatatkan jarak 28,59 mil atau sekitar 46 km per ride, dengan durasi rata-rata sekitar 115 menit. Para   pesepeda paling banyak mencatatkan aktivitas pada hari Minggu, sementara Agustus menjadi bulan paling populer untuk   seluruh aktivitas bersepeda.</p>
<p>Di Indonesia, pengguna Garmin mencatatkan rata-rata jarak bersepeda 27,8 mil atau sekitar 44,7 km per aktivitas,   dengan durasi rata-rata 105,6 menit. Untuk aktivitas outdoor cycling, durasi rata-rata pengguna Indonesia mencapai   108,6 menit per aktivitas, sementara indoor cycling tercatat 53 menit per aktivitas. Selain itu, rata-rata VO2 max   pesepeda Garmin di Indonesia berada di angka 48,6 dengan rata-rata FTP sekitar 213 watt.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-jun-global-running-day-5.jpg" loading="lazy" /></p>
<p>Temuan ini menunjukkan bahwa cycling di Indonesia tidak hanya menjadi aktivitas rekreasional, tetapi juga bagian dari   latihan endurance yang membutuhkan konsistensi, pemantauan performa, dan pemahaman terhadap kondisi tubuh. Dengan   durasi rata-rata lebih dari 1 jam 45 menit per ride, pengguna Garmin di Indonesia memperlihatkan kecenderungan untuk   menjadikan bersepeda sebagai aktivitas latihan yang serius sekaligus menyenangkan.</p>
<p>Secara global, Garmin cyclists mencatatkan kecepatan rata-rata 14,89 mph atau sekitar 24 km/jam, dengan rata-rata   elevasi 1.158 kaki atau sekitar 353 meter per ride. Data ini memperlihatkan bagaimana pesepeda memanfaatkan   aktivitasnya untuk membangun ketahanan, menjelajahi rute baru, dan memantau progres latihan dari waktu ke waktu.</p>
<p>Untuk mendukung berbagai kebutuhan tersebut, Garmin menghadirkan rangkaian perangkat yang dirancang bagi pelari   dan pesepeda di berbagai level. Lini smartwatch seperti Forerunner, fēnix, dan Venu membantu pengguna memantau metrik   kesehatan dan kebugaran harian, termasuk detak jantung, sleep score, VO2 Max, training status, hingga recovery.   Sementara untuk pesepeda, Garmin memiliki ekosistem Edge GPS cycling computer, Rally pedal-based power meter, Varia   smart lights dan rearview radar, serta Tacx indoor smart trainer untuk mendukung latihan sepanjang tahun.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-jun-global-running-day-6.jpg" loading="lazy" /></p>
<p>Melalui laporan global running dan cycling, Garmin menegaskan komitmennya dalam menghadirkan teknologi yang membantu   pengguna tetap aktif, memahami performa, dan membangun gaya hidup sehat secara berkelanjutan. Bagi Garmin, setiap   aktivitas adalah kesempatan untuk bergerak dan menjadi lebih baik dari kemarin.</p> 
      ]]></content>
    </entry>

    <entry>
      <title>Garmin Instinct 3 Hadir dengan Pilihan Warna Terbaru, Padukan Street Style dan Ketangguhan untuk Urban Explorer</title>

      
      <link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.garmin.co.id/news/press-release/news-2026-apr-instinct3-alpine/" />
      
      
      <published>2026-04-30T09:00:48Z</published>
      <updated>2026-04-30T09:26:49Z</updated>
      <author>
            <name>Service</name>
            
            
            
      </author>

      <category term="Press Release"
        scheme="https://www.garmin.co.id/news/press-release/"
        label="Press Release" />
      <content type="html"><![CDATA[
        <p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-apr-instinct3-alpine-00.jpg" loading="lazy" /></p>
<p>Jakarta, 29 April 2026 &ndash; Mengikuti tren gaya hidup gorpcore yang semakin populer di kalangan masyarakat urban, Garmin Indonesia resmi menghadirkan varian warna terbaru untuk lini Garmin Instinct 3, baik pada model AMOLED maupun Solar. Peluncuran ini menegaskan evolusi smartwatch rugged dari perangkat outdoor menjadi bagian penting dalam gaya hidup dan fashion sehari-hari.</p>
<p>Tren gorpcore sendiri identik dengan penggunaan perlengkapan outdoor yang fungsional sebagai elemen gaya modern. Melalui pilihan warna seperti Sunburst yang berani, Citrine yang earthy, hingga Fern Green yang lebih understated, Garmin menghadirkan opsi yang tidak hanya tangguh, tetapi juga semakin ekspresif.</p>
<p style="padding-left: 10px; margin-left: 10px; border-left: 2px solid #a6a6a6; font-style: italic; color: #b6b6b6;">&ldquo;Kami melihat pergeseran di mana pengguna tidak hanya mencari fitur teknis, tetapi juga cara untuk mengekspresikan kepribadian mereka. Melalui koleksi warna terbaru Instinct 3, kami ingin menghadirkan smartwatch yang relevan untuk berbagai gaya hidup &mdash; mulai dari aktivitas outdoor hingga kebutuhan sehari-hari di lingkungan urban,&rdquo; ujar Chandrawidhi Desideriani, Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia.</p>
<h2>Dari Gunung ke Kota: Ketika Fungsi Bertemu Gaya</h2>
<p>Selama ini, smartwatch dengan standar militer identik dengan tampilan yang maskulin dan warna cenderung gelap. Garmin menghadirkan pendekatan berbeda melalui Instinct 3, dengan warna-warna cerah dan earthy yang tetap menjaga karakter tangguhnya, namun lebih fleksibel untuk digunakan dalam berbagai situasi.</p>
<p>Warna terang seperti Citrine dan Sunburst memberikan kontras yang sempurna untuk outfit monokromatik atau gaya earth-tone yang sedang populer. Dengan pilihan ukuran 45mm dan 50mm, smartwatch ini tetap proporsional dan nyaman digunakan sepanjang hari, baik untuk aktivitas luar ruang maupun kegiatan di perkotaan.</p>
<p>Kehadiran warna-warna baru ini menjadi simbol semangat petualangan yang kini semakin relevan di tengah kehidupan urban. Instinct 3 tidak hanya hadir sebagai perangkat fungsional, tetapi juga sebagai pelengkap gaya hidup aktif yang dinamis.</p>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-apr-instinct3-alpine-1.jpg" loading="lazy" /></p>
<p style="text-align: center;"><a class="btn-black-fill btn-size-default" href="https://ph.garmin.com/products/wearables/instinct-3-amoled-50-green/" target="_blank"><span style="white-space: nowrap;">Learn More</span></a></p>
<h2>Tetap Tangguh di Segala Kondisi</h2>
<p>Di balik tampilannya yang semakin stylish, Garmin Instinct 3 tetap mempertahankan DNA utamanya sebagai smartwatch yang tangguh. Dirancang dengan standar militer MIL-STD 810, perangkat ini mampu menghadapi kondisi ekstrem &mdash; mulai dari suhu tinggi, benturan, hingga paparan debu dan air.</p>
<p>Varian Solar menghadirkan daya tahan baterai yang lebih panjang, sementara varian AMOLED memberikan tampilan visual yang lebih tajam dan modern. Keduanya dilengkapi fitur kesehatan seperti pemantauan detak jantung, variabilitas detak jantung (HRV), Pulse Ox, hingga pelacakan tidur lanjutan.</p>
<p>Untuk kebutuhan navigasi, Instinct 3 dilengkapi GPS dengan teknologi multi-band serta berbagai sensor pendukung. Fitur Garmin Share juga memungkinkan pengguna berbagi lokasi, rute, maupun aktivitas dengan lebih mudah.</p>
<h2>Harga dan Ketersediaan</h2>
<p>Varian warna terbaru Garmin Instinct 3 (AMOLED dan Solar) resmi tersedia mulai hari ini melalui Garmin Official Stores Online seperti di <a href="https://shopee.co.id/garminofficialshop?page=0&amp;shopCollection=270688697" target="_blank">Shopee</a>, <a href="https://www.tokopedia.com/garmin/etalase/new-instinct-3-limited" target="_blank">Tokopedia</a>, TikTok, <a href="https://seller.blibli.com/store-catalog?activeTab=FILTER&amp;catalogId=69e9e85e1ec8746c1105b863" target="_blank">Blibli</a>, <a href="https://www.lazada.co.id/garmin/?q=All-Products&amp;shop_category_ids=1625128&amp;from=wangpu&amp;sc=KVUG&amp;search_scenario=store&amp;src=store_sections&amp;hideSectionHeader=true&amp;shopId=7469105" target="_blank">Lazada</a> dan <a href="https://eraspace.com/garmin/katalog/new-garmin-instinct-3-limited-9221" target="_blank">Eraspace</a>. Sementara untuk Garmin Brand Store Offline seluruh Indonesia baru akan tersedia pada 6 Mei 2026.</p>
<p>Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs resmi Garmin Indonesia atau akun media sosial resmi Garmin Indonesia.</p>
<table class="specStyle" style="table-layout: auto;">
<tbody>
<tr style="background-color: #000; color: #fff;">
<td>
<p style="margin-bottom: 0;">Model</p>
</td>
<td>
<p style="margin-bottom: 0;">Warna</p>
</td>
<td>
<p style="margin-bottom: 0;">Harga</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td>
<p style="margin-bottom: 0;">Instinct 3 - 45mm, AMOLED</p>
</td>
<td>
<p style="margin-bottom: 0;">Citrine w/ Gray Accents, KOR/SEA, A04884</p>
</td>
<td>
<p style="margin-bottom: 0;">Rp 7.999.000</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td>
<p style="margin-bottom: 0;">Instinct 3 - 45mm, Solar</p>
</td>
<td>
<p style="margin-bottom: 0;">Sunburst w/ Gray Accents, KOR/SEA, A04882</p>
</td>
<td>
<p style="margin-bottom: 0;">Rp 7.149.000</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td>
<p style="margin-bottom: 0;">Instinct 3 - 50mm, AMOLED</p>
</td>
<td>
<p style="margin-bottom: 0;">Fern Green w/ Gray Accents, KOR/SEA, A05000</p>
</td>
<td>
<p style="margin-bottom: 0;">Rp 8.899.000</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td>
<p style="margin-bottom: 0;">Instinct 3 - 50mm, Solar</p>
</td>
<td>
<p style="margin-bottom: 0;">Sunburst w/ Gray Accents, KOR/SEA, A04883</p>
</td>
<td>
<p style="margin-bottom: 0;">Rp 7.999.000</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table> 
      ]]></content>
    </entry>

    <entry>
      <title>Di Balik Peran yang Tak Pernah Usai, Kunci Kesehatan Ibu Ada pada Energi dan Pemulihan</title>

      
      <link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.garmin.co.id/news/press-release/news-2026-apr-mom/" />
      
      
      <published>2026-04-28T05:00:57Z</published>
      <updated>2026-04-28T05:21:58Z</updated>
      <author>
            <name>Service</name>
            
            
            
      </author>

      <category term="Press Release"
        scheme="https://www.garmin.co.id/news/press-release/"
        label="Press Release" />
      <content type="html"><![CDATA[
        <p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-apr-mom-0.jpg" loading="lazy" /></p>
<p>Jakarta, 27 April 2026 &ndash; Garmin Indonesia mengajak perempuan, khususnya para ibu, untuk lebih memahami energi dan kebutuhan pemulihan tubuh melalui For Every Mom: Body, Life &amp; Recovery. Wellness gathering ini dirancang untuk membantu ibu modern menghadapi dinamika antara pekerjaan, keluarga, dan kesejahteraan diri.</p>
<p>Melalui For Every Mom: Body, Life &amp; Recovery, Garmin menghadirkan ruang bagi perempuan untuk lebih memahami tubuh dan menjaga kesehatannya melalui tiga dimensi utama: Body, Life, dan Recovery. Inisiatif ini menekankan bahwa menjaga kesehatan tidak hanya tentang seberapa aktif kita bergerak, tetapi bagaimana kita mengelola energi dan memberi ruang untuk pemulihan.</p>
<p style="padding-left: 10px; margin-left: 10px; border-left: 2px solid #a6a6a6; font-style: italic; color: #b6b6b6;">&ldquo;Kami ingin mengajak para ibu untuk melihat self-care bukan sebagai pilihan, tetapi sebagai kebutuhan. Kesehatan bukan hanya tentang aktivitas fisik, tetapi bagaimana kita mengelola energi, kualitas tidur, dan tingkat stres. Dengan pemahaman ini, perempuan dapat menjalani setiap perannya dengan lebih seimbang dan berkelanjutan,&rdquo; ujar Chandrawidhi Desideriani, Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia.</p>
<h2>Memahami Perubahan, Mengelola Energi, dan Memberi Ruang untuk Pemulihan</h2>
<p>Saat ini, peran ibu berkembang jauh melampaui peran tradisional. Mereka adalah profesional, pengasuh, partner, sekaligus pemimpin dalam berbagai aspek kehidupan. Di tengah berbagai tanggung jawab tersebut, banyak perempuan mulai merasakan perubahan pada kualitas tidur, tingkat energi, hingga beban stres, terutama ketika memasuki usia akhir 30-an hingga 40-an. Kondisi ini sering kali terabaikan, padahal menjadi fondasi penting dalam menjaga kesehatan jangka panjang.</p>
<p>Sebagai sebuah wellness gathering, For Every Mom: Body, Life &amp; Recovery menghadirkan pengalaman yang tidak hanya informatif, tetapi juga reflektif dan aplikatif. Peserta diajak untuk memahami bagaimana menjaga keseimbangan tubuh, kehidupan, dan pemulihan melalui sesi diskusi bersama para ahli, antara lain Alvina Olivia seorang Behavior-Led Nutrition Coach, Vishal Dasani yang berprofesi sebagai Sleep &amp; Recovery Coach dan Aristiwidya Bramantika yang merupakan seorang Leadership Transformation Strategist.</p>
<p>Dalam sesi &ldquo;Leading Without Losing Yourself&rdquo;, Aristiwidya Bramantika mengingatkan bahwa dalam ritme hidup yang serba cepat, banyak perempuan terus &ldquo;berjalan&rdquo; tanpa memberi ruang untuk berhenti.</p>
<p style="padding-left: 10px; margin-left: 10px; border-left: 2px solid #a6a6a6; font-style: italic; color: #b6b6b6;">&ldquo;Banyak perempuan tanpa sadar terus berjalan tanpa memberi ruang untuk berhenti. Padahal, kemampuan untuk berhenti sejenak adalah bagian penting dari kepemimpinan diri,&rdquo; ujar Aristiwidya.</p>
<p>Alvina Olivia, melalui sesi &ldquo;Thriving Through Hormonal Change&rdquo;, juga menyoroti bagaimana perubahan hormon dalam berbagai fase kehidupan perempuan turut mempengaruhi energi, emosi, kualitas tidur, hingga kemampuan tubuh untuk pulih. Ia menjelaskan bahwa fluktuasi hormon bukanlah hambatan, melainkan sinyal alami dari tubuh yang perlu dikenali dan direspons dengan lebih bijak.</p>
<p>Pemahaman ini diharapkan dapat membantu tiap perempuan membangun hubungan yang lebih sehat dengan dirinya sendiri. Pada akhirnya mereka tidak akan lagi terjebak dalam tuntutan untuk selalu produktif, melainkan lebih menjalankan peran dan aktivitasnya dengan lebih seimbang.</p>
<p>Sejalan dengan hal tersebut, Vishal Dasani dalam sesi &ldquo;Why Recovery is the Missing Link in Mom&rsquo;s Health&rdquo; menekankan bahwa berhenti sejenak tidak hanya tentang istirahat secara fisik, tetapi memastikan tubuh benar-benar masuk ke fase pemulihan &mdash; baik secara fisik maupun mental.</p>
<p>Vishal juga menjelaskan bahwa tidur saja tidak selalu cukup untuk mencapai recovery yang optimal. Recovery mencakup spektrum yang lebih luas, dan tidur hanya merupakan salah satu toolkit-nya. Dan untuk mendapatkan recovery fisik, mental dan emosional yang optimal, kita perlu memanfaatkan seluruh toolkits yang ada.</p>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-apr-mom-1.jpg" loading="lazy" /></p>
<h2>Teknologi yang Membantu Perempuan Lebih Sadar akan Tubuhnya</h2>
<p>Sebagai bagian dari ekosistem wellness, Garmin menghadirkan berbagai fitur yang membantu pengguna memahami kondisi tubuh secara real-time &mdash; mulai dari kualitas tidur, tingkat energi, hingga stres &mdash; sehingga pengguna dapat lebih sadar kapan perlu bergerak dan kapan perlu beristirahat.</p>
<p style="padding-left: 10px; margin-left: 10px; border-left: 2px solid #a6a6a6; font-style: italic; color: #b6b6b6;">&ldquo;Pendekatan ini mendorong peserta untuk melihat data bukan sekadar angka, melainkan sebagai refleksi kondisi tubuh yang membantu menentukan kapan harus beraktivitas dan kapan tubuh membutuhkan pemulihan,&rdquo; jelas Vishal.</p>
<p>Selain sesi diskusi, Garmin juga menghadirkan pengalaman interaktif yang memperkaya perjalanan peserta dalam memahami diri mereka. Reset Session menjadi ruang bagi peserta untuk beristirahat dan melakukan relaksasi melalui teknik pernapasan, sementara The Unspoken Wall mengajak peserta mengekspresikan beban mental yang sering kali tidak terlihat.</p>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-apr-mom-2.jpg" loading="lazy" /></p>
<h2>Mendorong Kebiasaan Wellness yang Lebih Sadar dan Berkelanjutan</h2>
<p>Lebih dari sekadar acara, For Every Mom: Body, Life &amp; Recovery menjadi momentum bagi Garmin untuk mendorong perubahan pola pikir bahwa menjaga kesehatan adalah bagian integral dari kehidupan sehari-hari, bukan sesuatu yang dilakukan sesekali. Inisiatif ini merupakan perwujudan dari semangat 'Women of Endurance', sebuah kampanye yang mengapresiasi ketangguhan luar biasa para ibu dalam menavigasi berbagai peran dan tuntutan fisik serta mental setiap harinya.</p>
<p>Melalui sesi reset movement, peserta diajak untuk merasakan langsung manfaat gerakan ringan dan teknik pernapasan dalam membantu tubuh dan pikiran kembali seimbang. Aktivitas ini merupakan praktik sederhana yang dapat diintegrasikan ke dalam rutinitas harian, terutama bagi ibu dengan jadwal yang padat.</p>
<p>For Every Mom: Body, Life &amp; Recovery juga membuka ruang koneksi melalui sesi networking yang mempertemukan komunitas ibu, praktisi wellness, mitra, serta pengguna Garmin. Interaksi tersebut diharapkan dapat memperkuat dukungan sosial yang menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga kesehatan mental dan emosional.</p>
<p>Melalui pendekatan yang lebih human-centric, Garmin tidak hanya menghadirkan teknologi, tetapi juga membantu perempuan memahami ritme tubuhnya &mdash; agar dapat menjalani setiap peran dengan lebih seimbang dan berkelanjutan.</p>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-apr-mom-3.jpg" loading="lazy" /></p> 
      ]]></content>
    </entry>

    <entry>
      <title>Garmin Mengundang Inovator Dunia ke Bangkok untuk Garmin Health Awards 2026</title>

      
      <link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.garmin.co.id/news/press-release/news-2026-apr-health-summit-awards/" />
      
      
      <published>2026-04-27T02:56:42Z</published>
      <updated>2026-04-30T03:42:44Z</updated>
      <author>
            <name>Service</name>
            
            
            
      </author>

      <category term="Press Release"
        scheme="https://www.garmin.co.id/news/press-release/"
        label="Press Release" />
      <content type="html"><![CDATA[
        <h2 style="text-align: center;">Program tahunan Garmin Health Summit dan Garmin Health Award kembali ke Asia, mempertemukan para pakar, jurnalis, dan visioner dari berbagai negara</h2>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-apr-health-summit-awards.jpg" loading="lazy" /></p>
<p>OLATHE, Kan./14 April 2026 &ndash; Garmin (NYSE: GRMN) resmi mengumumkan pendaftaran tingkat global untuk Garmin Health Awards 2026, yang akan diselenggarakan di Bangkok, Thailand sebagai bagian dari rangkaian Garmin Health Summit. Acara tahunan, perayaan konvergensi teknologi Garmin, integrasi data, dan solusi kesehatan digital pihak ketiga ini akan berlangsung pada 28-29 Oktober 2026.</p>
<p style="padding-left: 10px; margin-left: 10px; border-left: 2px solid #a6a6a6; font-style: italic; color: #b6b6b6;">&ldquo;Karena kami terus melihat perkembangan bisnis yang pesat di Asia, Bangkok adalah lokasi yang ideal untuk menyatukan kelompok eksekutif, pengusaha, dan media industri global untuk merasakan solusi kesehatan digital yang inovatif dan presentasi dari pelopor industri dan para pakar. Sejak 2019, Garmin Health Summit telah menjadi tempat untuk pengumuman dan jaringan yang menarik, mulai dari meluncurkan peluang penelitian bersejarah dengan King's College London hingga berkumpul di lantai perdagangan Bursa Efek New York pada jamuan makan malam kami tahun lalu.&rdquo;</p>
<p style="text-align: right; font-style: italic; color: #b6b6b6;">&ndash; J&ouml;rn Watzke, Direktur Senior Penjualan Global Garmin Health</p>
<p>Garmin Health Awards adalah puncak dari program Garmin Health Summit karena finalis akan mempresentasikan proposal inovasi kesehatan digital mereka kepada dua panel juri &ndash; satu peserta acara dan yang lainnya terdiri dari para pakar industri terkemuka. Pemenang akan diumumkan pada malam itu dan masing-masing akan menerima smartwatch dan perangkat Garmin senilai hingga 10.000 USD.</p>
<p>Untuk tepilih sebagai finalis pada Garmin Health Awards 2026, proposal harus aktif dan sudah diterapkan, dan harus menggunakan perangkat Garmin (smartwatch, pelacak kebugaran, atau timbangan pintar). Proposal juga harus selaras dengan bidang fokus utama divisi Garmin Health:</p>
<ul>
<li>Perawatan &amp; Penelitian Kesehatan: Penelitian tingkat universitas, uji klinis, pemantauan pasien, terapi digital, rehabilitasi, dan pencegahan atau perawatan kesehatan lainnya dan inisiatif terkait penelitian</li>
<li>Asuransi &amp; Kesehatan Karyawan: Program asuransi atau reasuransi, penjaminan emisi dinamis, loyalitas pelanggan, keselamatan pekerja, keselamatan pengemudi, atau inisiatif terkait asuransi atau kesehatan perusahaan lainnya</li>
<li>Fitness &amp; Wellness: Kebugaran, platform kesejahteraan, atau solusi berbasis aktivitas lainnya</li>
</ul>
<p>Proposal akan diterima dari 14 April hingga 8 Mei. Kriteria evaluasi terdiri dari manfaat pelanggan, skalabilitas, keunikan, inovasi, dan kinerja. Finalis akan diberitahu pada bulan Juni dan diundang untuk mempresentasikan proposal mereka secara langsung di Garmin Health Summit 2026 di Bangkok. Kunjungi <a href="https://www.garmin.com/id-ID/health/news-and-events/2026-garmin-health-awards/" target="_blank">situs Garmin Health</a> untuk detail program dan instruksi aplikasi, dan untuk melihat Garmin Health Summit tahun lalu.</p>
<p><a href="http://garmin.com/health" target="_blank">Garmin Health</a> memberdayakan solusi kesehatan digital pihak ketiga yang inovatif dengan ekosistem Garmin Health, yang terdiri dari portofolio produk Garmin dan layanan integrasi datanya. Dengan memanfaatkan API dan SDK Garmin Health, organisasi dapat menerima data biometrik real-time atau yang ada &ndash; dengan tingkat granularitas yang dapat disesuaikan &ndash; sesuai dengan kebijakan privasi khusus mereka. Garmin Health adalah divisi pemimpin teknologi Garmin yang berfokus secara global, berkolaborasi dengan entitas di berbagai bidang seperti perawatan kesehatan, penelitian, tunjangan karyawan, asuransi, kebugaran, dan pertahanan. Untuk informasi lebih lanjut, <a href="mailto:media.relations@garmin.com" target="_blank">kirim email ke tim media kami</a>, hubungi kami di <a href="http://www.linkedin.com/company/garmin" target="_blank">LinkedIn</a>, ikuti <a href="mailto:https://www.garmin.com/health/emailsignup/" target="_blank">buletin kami, </a> atau kunjungi kami secara online di <a href="http://garmin.com/health" target="_blank">Garmin.com/health</a>.</p> 
      ]]></content>
    </entry>

    <entry>
      <title>Dari Data ke Podium, Bagaimana Teknologi Garmin Mengubah Cara Atlet Menaklukkan Hybrid Race</title>

      
      <link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.garmin.co.id/news/press-release/news-2026-apr-hybrid-lab/" />
      
      
      <published>2026-04-16T05:42:33Z</published>
      <updated>2026-04-16T05:42:34Z</updated>
      <author>
            <name>Service</name>
            
            
            
      </author>

      <category term="Press Release"
        scheme="https://www.garmin.co.id/news/press-release/"
        label="Press Release" />
      <content type="html"><![CDATA[
        <h2 style="text-align: center;">Garmin Hybrid Lab menghadirkan pengalaman latihan Hybrid yang dipandu oleh podium finisher dari #TeamGarmin untuk meraih podium ketika lomba</h2>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-apr-hybrid-lab-00.jpg" loading="lazy" /></p>
<p style="font-size: small; font-style: italic; color: #ccc; text-align: center;">Ki-ka: Fernando Surya 20Fit Arena Coach, Calysta Sunuwati 20Fit Arena Coach, Chandrawidhi Desideriani Garmin Indonesia Marcomm Senior Manager, Josea Setiadi Team Garmin, Johnny Tieu Team Garmin dan sebagai lead coach</p>
<p>Jakarta, 12 April 2026 &mdash; Dalam dunia kompetisi fitness modern seperti Hybrid Training, performa tidak lagi ditentukan semata oleh kekuatan fisik, tetapi oleh kemampuan atlet dalam memahami dan merespons data tubuh secara presisi. Melalui Garmin Hybrid Lab, Garmin Indonesia menegaskan posisinya sebagai ekosistem teknologi yang mampu mengonversi biometric data tracking menjadi strategi kemenangan berbasis data.</p>
<p style="padding-left: 10px; margin-left: 10px; border-left: 2px solid #a6a6a6; font-style: italic; color: #b6b6b6;">&ldquo;Di kompetisi Hybrid, performa tidak lagi hanya soal seberapa kuat Anda berlatih, tetapi seberapa cerdas Anda membaca tubuh sendiri. Melalui data biometrik yang akurat dari Garmin, setiap keputusan, mulai dari kapan berlatih, bagaimana mengatur pace, hingga kapan harus recovery, menjadi lebih terukur, presisi, dan berdampak langsung pada hasil akhir,&rdquo; ujar Chandrawidhi Desideriani, Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia.</p>
<h2>Kompleksitas Hybrid Race</h2>
<p>Hybrid Race dikenal sebagai format kompetisi yang menggabungkan intensitas anaerobic di setiap functional workout station dengan aerobic endurance saat sesi lari berulang. Kombinasi ini menciptakan tantangan kompleks dalam pengelolaan energi, di mana atlet harus mampu menjaga efisiensi performa di tengah transisi intensitas yang ekstrem.</p>
<p>Dalam kondisi seperti ini, perangkat konvensional seperti stopwatch atau heart rate monitor standar tidak lagi cukup. Atlet membutuhkan wearable integration yang mampu menyajikan performance metrics secara komprehensif, mulai dari detak jantung, variabilitas detak jantung, hingga estimasi stamina secara real-time. Pendekatan berbasis data inilah yang menjadi pembeda antara latihan biasa dan strategi performa yang terukur.</p>
<p>Berlokasi di 20FIT Arena Menteng, Garmin Hybrid Lab menghadirkan pengalaman latihan yang dipandu oleh para profesional. Di sini, peserta tidak hanya berlatih secara fisik, tetapi juga memanfaatkan data sebagai panduan utama dalam setiap keputusan. Metrik seperti Training Readiness, HRV, dan Recovery Time menjadi titik awal penting untuk menentukan intensitas latihan yang tepat. Jika indikator menunjukkan kondisi tubuh sedang rendah, jam Garmin akan menyarankan beban latihan yang lebih ringan atau bahkan istirahat demi menghindari risiko overtrain dan cedera.</p>
<p>Saat memulai sesi, peserta dapat merancang latihan multisport yang menggabungkan lari dan HIIT hingga 16 segmen melalui fitur Custom Workout di aplikasi Garmin Connect. Selama latihan berlangsung, pemantauan Heart Rate Zones memberikan insight mendalam mengenai respons tubuh. Data ini memungkinkan atlet tetap berada dalam zona optimal, menjaga keseimbangan antara performa maksimal dan efisiensi energi, terutama saat transisi antar aktivitas.</p>
<p>Selain itu, Garmin menyediakan analisis performa komprehensif melalui VO2 Max untuk mengukur kapasitas aerobik dan Lactate Threshold untuk mengetahui batas keletihan. Guna memastikan program latihan tetap efektif dalam jangka panjang, atlet dapat memantau Training Load dan Training Status di akhir sesi. Pendekatan ini membantu memitigasi risiko overtraining sekaligus menjaga performa tubuh tetap pada level optimal.</p>
<p>Garmin Hybrid Lab juga didukung Sunpride, Lactasoy dan Strive, sehingga para peserta dapat memaksimalkan performa dengan dukungan nutrisi terbaik, dan memastikan asupan energi tetap terjaga selama intensitas tinggi berlangsung.</p>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-apr-hybrid-lab-01.jpg" loading="lazy" /></p>
<h2>Data sebagai Fondasi Evaluasi</h2>
<p>Setelah sesi Hybrid Training berakhir, seluruh data latihan secara otomatis terintegrasi ke dalam Garmin Connect Ecosystem. Di sinilah proses evaluasi menjadi lebih komprehensif, dengan berbagai metrik yang dapat dianalisis secara mendalam.</p>
<p>Salah satu indikator utama adalah Training Effect, yang membedakan dampak latihan terhadap sistem aerobic dan anaerobic. Melalui data ini, atlet dapat memahami bagaimana tubuh merespons latihan yang telah dilakukan, sekaligus menentukan langkah selanjutnya dalam program latihan.</p>
<p>Pendekatan ini juga berperan penting dalam recovery time optimization, di mana pengguna dapat mengetahui kapan waktu terbaik untuk kembali berlatih tanpa meningkatkan risiko cedera atau kelelahan berlebih. Dengan histori data yang tersimpan rapi, pengguna dapat memantau progres performa secara berkelanjutan.</p>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-apr-hybrid-lab-02.jpg" loading="lazy" /></p>
<h2>Ekosistem Terintegrasi untuk Performa Berbasis Data</h2>
<p>Melalui kombinasi biometric data tracking, performance metrics, dan wearable integration, Garmin menghadirkan solusi yang melampaui fungsi perangkat wearable pada umumnya. Garmin tidak hanya mencatat aktivitas, tetapi juga mengolah data menjadi insight yang dapat langsung diterapkan dalam strategi latihan maupun kompetisi.</p>
<p>Pendekatan berbasis ekosistem ini memungkinkan setiap pengguna, baik atlet profesional maupun penggemar olahraga, untuk mengoptimalkan potensi mereka dengan cara yang lebih cerdas dan terukur.</p>
<p>Garmin Indonesia mengajak seluruh pengguna untuk mengeksplorasi fitur-fitur advanced pada perangkat mereka, seperti HRV Status dan Training Readiness sebagai bagian dari persiapan menuju performa yang lebih optimal. Dengan melakukan sinkronisasi rutin ke aplikasi Garmin Connect, setiap sesi latihan dapat diubah menjadi strategi berbasis data yang berkelanjutan.</p> 
      ]]></content>
    </entry>

    <entry>
      <title>Stop Tebak Jarak! Garmin Approach G82 Hadir dengan Layar Terbesar di Kelasnya dan Fitur Putting</title>

      
      <link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.garmin.co.id/news/press-release/news-2026-mar-approach-g82/" />
      
      
      <published>2026-03-31T01:34:40Z</published>
      <updated>2026-03-31T01:56:41Z</updated>
      <author>
            <name>Service</name>
            
            
            
      </author>

      <category term="Press Release"
        scheme="https://www.garmin.co.id/news/press-release/"
        label="Press Release" />
      <content type="html"><![CDATA[
        <h2 style="text-align: center;">Dengan layar sentuh berwarna 5 inci, portable launch monitor dan GPS handheld premium ini membantu pegolf mempertajam permainan mereka di driving range, putting green hingga lapangan</h2>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-mar-approach-g82-00.jpg" loading="lazy" /></p>
<p>JAKARTA, 31 Maret 2026 &ndash; Berhenti menebak jarak dan mulailah bermain dengan data. Garmin Indonesia hari ini resmi meluncurkan Approach G82, perangkat GPS golf genggam premium yang dirancang untuk mengakhiri keraguan pegolf di lapangan. Menampilkan layar sentuh 5 inci, layar terbesar yang pernah ada di jajaran handheld Garmin dan metrik analisis putting terbaru, Approach G82 hadir sebagai solusi total bagi  pegolf yang menginginkan visibilitas maksimal dan akurasi setingkat profesional dalam setiap ayunan.</p>
<p style="padding-left: 10px; margin-left: 10px; border-left: 2px solid #a6a6a6; font-style: italic; color: #b6b6b6;">&ldquo;Kami sangat senang memperkenalkan Approach G82, handheld golf dengan layar terbesar kami sehingga lebih mudah untuk melihat metrik Anda dan kontur lapangan. Ini adalah alat pemanasan terbaik yang juga berfungsi sebagai virtual caddie intuitif di lapangan. Melalui metrik putting terbarunya, perangkat ini memungkinkan pemain untuk mengasah seluruh aspek permainan mereka,&rdquo; ujar Chandrawidhi Desideriani, Marcomm Senior Manager Garmin Indonesia.</p>
<h2>Built-in Launch Monitor</h2>
<p>Garmin Approach G82 bukan sekadar alat penunjuk arah. Perangkat ini dilengkapi dengan radar internal yang mampu melacak metrik kunci seperti club speed, ball speed, smash factor, swing tempo, hingga estimasi jarak di lapangan. Baik saat berlatih di driving range maupun saat berkompetisi di lapangan, pegolf kini memiliki akses ke data presisi yang biasanya hanya tersedia pada sistem simulator statis yang mahal.</p>
<h2>Metrik Putting Terbaru untuk Konsistensi</h2>
<p>Memahami bahwa skor akhir ditentukan di atas green, Garmin menyematkan metrik khusus untuk latihan putting pada Approach G82. Fitur ini memungkinkan pemain untuk menganalisis tempo dan konsistensi pukulan putt mereka. Dengan bantuan layar 5 inci yang tajam, pegolf dapat mengidentifikasi pola pukulan mereka secara instan dan melakukan penyesuaian teknis untuk mengurangi jumlah pukulan di setiap lubang.</p>
<p style="padding-left: 10px; margin-left: 10px; border-left: 2px solid #a6a6a6; font-style: italic; color: #b6b6b6;">&ldquo;Presisi adalah inti dari permainan golf, dan itulah yang menjadi pondasi dari Approach G82. Dengan menggabungkan layar handheld terbesar kami dengan teknologi radar yang mampu menganalisis hingga ke detail putting, kami memberikan kepercayaan diri kepada pegolf Indonesia untuk mengambil keputusan berdasarkan data, bukan sekadar insting,&rdquo; tambah Chandrawidhi.</p>
<h2>Visualisasi Maksimal dan Fitur Pintar</h2>
<p>Layar sentuh yang lega memberikan keunggulan visual yang signifikan, terutama saat menggunakan fitur Big Numbers Mode agar informasi jarak tetap terbaca jelas di bawah terik matahari. Selain itu, fitur Virtual Caddie yang telah ditingkatkan kini dapat memberikan saran pilihan stik (club) yang lebih akurat dengan mempertimbangkan faktor angin, elevasi, dan riwayat performa pemain.</p>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-mar-approach-g82-01.jpg" loading="lazy" /></p>
<h2>Ubah Data Menjadi Presisi di Setiap Ayunan</h2>
<ul>
<li>Pemetaan club. Ukur performa setiap club Anda di driving range untuk mengetahui jarak tempuh bola yang dihasilkan. Informasi ini nantinya akan diolah oleh virtual caddie untuk memberi tahu Anda alat mana yang paling pas digunakan saat bertanding.</li>
<li>Latihan memukul target. Tentukan target jarak jatuh bola atau jarak tempuh totalnya, lalu cobalah untuk mendaratkan pukulan sebanyak mungkin di area yang sudah ditentukan. </li>
<li>Latihan tempo. Tingkatkan konsistensi pukulan dengan melatih durasi ideal ayunan ke belakang (backswing) dan ayunan ke depan (downswing) pada setiap tembakan Anda.</li>
<li>Latihan kapan saja. Tingkatkan kekuatan pukulan Anda dengan mengukur kecepatan ayunan tanpa harus berada di lapangan atau memukul bola. Perangkat ini juga kompatibel dengan berbagai alat bantu latihan beban ayunan.</li>
</ul>
<p>Approach G82 terintegrasi penuh dalam ekosistem Garmin Golf. Perangkat ini kompatibel dengan club tracker Approach CT10 untuk pelacakan club yang memperkaya data di fitur Virtual Caddie. Integrasi dengan laser range finder memungkinkan pengiriman data jarak bidikan langsung ke layar Approach G82. Melalui <a href="https://www.garmin.co.id/products/apps/garmin-golf/">aplikasi Garmin Golf</a> dan <a href="https://www.garmin.co.id/products/subscription-plans/golf-subscription/">Garmin Golf Membership</a>, pengguna dapat mengakses simulator virtual Home Tee Hero di 43.000+ lapangan seluruh dunia serta fitur Green Contour untuk membaca kontur lapangan secara presisi.</p>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-mar-approach-g82-02.jpg" loading="lazy" /></p>
<h2>Harga dan Ketersediaan</h2>
<p>Garmin Approach G82 tersedia mulai hari ini dengan harga Rp 11,190,000 dan tersedia di Garmin Official Stores Online <a href="https://shopee.co.id/product/257962329/46706065258">Shopee</a>, <a href="https://www.tokopedia.com/garmin/garmin-approach-g82-black-1734382387166021239">Tokopedia</a>, <a href="https://www.blibli.com/p/garmin-approach-g82-black/ps--GAO-60025-00921">Blibli</a>, <a href="https://www.lazada.co.id/products/i8829926885.html?spm=a1zawh.24863640.table_all.1.7e851e13EaQC6Q">Lazada</a>, <a href="https://shop-id.tokopedia.com/view/product/1734382387166021239?encode_params=MIIBrAQMsAKNC1tCQVowZ9HNBIIBiNMQ6kbo-gqymGtycjqlKg2ciyXhnLOGmwZSrAB0DXBcZsSUXzKDyUOFX4uxKwX0h0fVY0iOXFCTm1wSJrW2hsOFd0alt7F2cNFrXWbo4a_doUH7O7Whcnicyvj4pE1wr1i6-3K-Xko4k_JnmfRnuQeHvMEBtUNUo2x1k7wWMwOQ9X6xmVfYK4YneYYBJdfF3FApnSq4qQVq7U-r4HS2p445rguLMht2Wy5OSHLwD5gYVYI9CgrxPAmxbpj56xivwCHAJYqSRRhzhZ5D940F6kqh3Ytr8lsXaByp5X_METVtBa9E9CdCxJiq2sBkHE5AJg6qD54GSBOLry48WznNVhXftfVMj-IzsxCpXljvg__v0A_sBYV41qF9_hprwrAQvqrpBhOkEhE7cWQq-Cs2SFcbeppQ8wYbAQhT9UE3N03mYHH74OrOWMSDXBormihgL1josVxC9dwR9cwaqgNqXG8gbMtUlo0RhQWkmWT03S-zFrKPrej0nLfQCmSbT4Ubu71QeOWaR4ubBBAy75Nr5R4t_a-hBLn7nRDf&amp;region=ID&amp;locale=id-ID&amp;source=seller_center&amp;hide_tips=&amp;no-cache=1&amp;e=1">TikTok</a> dan <a href="https://eraspace.com/garmin/produk/garmin-approach-g82-black">Eraspace</a> serta toko offline Garmin Brand Store dan Garmin Authorized Dealer. Dirancang untuk menghadapi berbagai kondisi cuaca, Approach G82 memiliki rating tahan air IPX7, sehingga pegolf dapat tetap bermain dengan tenang baik saat cerah maupun hujan. Perangkat ini juga menawarkan daya tahan baterai yang luar biasa, yakni hingga 25 jam dalam mode GPS dan hingga delapan jam dalam mode radar, memastikan pendampingan penuh sepanjang sesi permainan Anda. Paket penjualan telah mencakup dudukan radar bermagnet dan klip karabiner yang memudahkan perangkat ditempatkan di mana saja saat berlatih. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi laman resmi <a href="https://www.garmin.co.id/products/wearables/approach-g82/#inTheBoxTab">Garmin Indonesia</a>.</p> 
      ]]></content>
    </entry>

    <entry>
      <title>Garmin Hadirkan Aplikasi WhatsApp di Smartwatch, Pengguna Kini Bisa Memberikan Reaksi dan Kirim Emoji Langsung dari Pergelangan</title>

      
      <link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.garmin.co.id/news/press-release/news-2026-mar-whatsapp/" />
      
      
      <published>2026-03-30T03:00:23Z</published>
      <updated>2026-03-30T05:10:24Z</updated>
      <author>
            <name>Service</name>
            
            
            
      </author>

      <category term="Press Release"
        scheme="https://www.garmin.co.id/news/press-release/"
        label="Press Release" />
      <content type="html"><![CDATA[
        <p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-mar-whatsapp.jpg" loading="lazy" /></p>
<p>Jakarta, 25 Maret 2026 &ndash; Garmin mengumumkan kehadiran aplikasi WhatsApp di sejumlah smartwatch Garmin yang kompatibel. Aplikasi ini tersedia secara gratis melalui Connect IQ&trade; Store, memungkinkan pengguna membaca, membalas, hingga memberikan reaksi pada pesan langsung dari pergelangan tangan tanpa perlu mengeluarkan smartphone dari saku.</p>
<p style="padding-left: 10px; margin-left: 10px; border-left: 2px solid #a6a6a6; font-style: italic; color: #b6b6b6;">&ldquo;Kolaborasi dengan WhatsApp menunjukkan kekuatan ekosistem Garmin Connect IQ yang terus berkembang. Dengan menghadirkan salah satu aplikasi pesan paling populer di dunia ke smartwatch Garmin, kami memberikan cara yang lebih praktis bagi pengguna untuk tetap terhubung, baik saat berlatih, menjelajah, maupun ketika sedang beraktivitas,&rdquo; ujar Chandrawidhi Desideriani, Marcomm Senior Manager Garmin Indonesia.</p>
<p>Aplikasi WhatsApp kompatibel dengan berbagai lini smartwatch Garmin seperti fēnix, Forerunner, Venu, dan v&iacute;voactive. Dengan integrasi ini, pengguna kini dapat tetap mengikuti percakapan penting dengan keluarga, teman, maupun rekan kerja saat berolahraga, bepergian, atau menjalani aktivitas sehari-hari, tanpa harus terus-menerus memeriksa smartphone.</p>
<p>Melalui aplikasi WhatsApp di smartwatch Garmin, pengguna dapat melihat pesan terbaru dan percakapan secara ringkas, membaca serta membalas pesan menggunakan keyboard bawaan smartwatch, hingga mengirim emoji dan reaksi dengan cepat. Pengguna juga dapat melihat riwayat percakapan hingga 10 pesan terakhir di layar, serta menerima notifikasi panggilan WhatsApp yang masuk dengan opsi untuk menolak panggilan langsung dari smartwatch.</p>
<p>Melalui integrasi aplikasi WhatsApp di smartwatch Garmin, pengguna kini dapat menikmati kemudahan komunikasi tanpa harus menghentikan aktivitas, dengan fitur-fitur unggulan meliputi:</p>
<ul>
<li>Melengkapi fitur keyboard dan balasan instan yang sudah ada, kini Anda bisa mengirim emoji dan memberikan reaksi (message reactions) pada pesan masuk, persis seperti pengalaman di smartphone atau desktop.</li>
<li>Melihat pesan terbaru secara ringkas, termasuk membaca riwayat percakapan hingga 10 pesan terakhir langsung di layar jam. Fitur ini memastikan Anda tidak tertinggal informasi penting meski smartphone sedang tersimpan di dalam tas.</li>
<li>Jam Garmin akan menampilkan notifikasi panggilan WhatsApp yang masuk secara real-time, lengkap dengan opsi praktis untuk menolak panggilan tersebut langsung dari jam tangan.</li>
</ul>
<p>Seperti pada platform WhatsApp lainnya, seluruh pesan dan panggilan tetap dilindungi oleh end-to-end encryption, sehingga hanya pengirim dan penerima yang dapat mengakses isi percakapan.</p>
<p style="padding-left: 10px; margin-left: 10px; border-left: 2px solid #a6a6a6; font-style: italic; color: #b6b6b6;">&ldquo;WhatsApp membantu orang senantiasa terhubung di platform manapun. Kami bangga menghadirkan WhatsApp ke smartwatch Garmin, sehingga lebih banyak orang dapat menjaga percakapan pribadi mereka langsung dari pergelangan tangan mereka,&rdquo; ujar Nikhil Joshi, Direktur Manajemen Produk di Meta.</p>
<h2>Relevan dengan Kebiasaan Digital Masyarakat Indonesia</h2>
<p>Kehadiran WhatsApp di smartwatch Garmin juga menjadi semakin relevan bagi pengguna di Indonesia. Laporan Digital 2026: Indonesia dari We Are Social dan Meltwater<sup>1</sup> menunjukkan bahwa tingginya intensitas penggunaan media sosial di Indonesia. Masyarakat Indonesia menghabiskan rata-rata 21 jam 50 menit per minggu di media sosial, termasuk menonton video online, setara dengan lebih dari tiga jam setiap hari. Aktivitas digital ini tersebar di sekitar 7,7 platform berbeda setiap bulan.</p>
<p>Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa di tengah banyaknya platform yang digunakan, WhatsApp tetap mendominasi sebagai aplikasi yang paling sering digunakan sekaligus paling disukai oleh masyarakat Indonesia, dengan 9 dari 10 pengguna internet aktif menggunakan aplikasi ini setiap bulan.</p>
<p>Selain itu, data global dari World Population Review<sup>2</sup> juga menunjukkan bahwa 112 juta masyarakat Indonesia menggunakan WhatsApp pada tahun 2024, meningkat signifikan dibandingkan 84,8 juta pengguna pada tahun 2021. Hal ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan basis pengguna WhatsApp terbesar di dunia.</p>
<h2>Mengenal Garmin Developer Program di Balik Hadirnya WhatsApp</h2>
<p>WhatsApp menjadi aplikasi chatting pihak ketiga pertama dan satu-satunya yang tersedia di smartwatch Garmin. Kehadiran aplikasi ini dimungkinkan melalui <a href="https://developer.garmin.com/connect-iq/overview/" target="_blank">Garmin Developer Program</a> yang memungkinkan programmer, kreator, atau pihak ketiga untuk membuat aplikasi, fitur, atau mengintegrasikan layanan mereka dengan produk Garmin.</p>
<p>Platform Garmin Connect IQ juga memungkinkan pengguna untuk mempersonalisasi perangkat mereka dengan berbagai aplikasi tambahan, watch face, hingga layanan streaming musik.</p>
<p>Pengguna smartwatch Garmin yang kompatibel dapat mengunduh aplikasi WhatsApp di <a href="https://apps.garmin.com/apps/be8115a2-a4e0-49b7-9ed5-8851d5f648cc" target="_blank">Garmin Connect IQ Store</a>, yang tersedia melalui Google Play Store dan Apple App Store.</p>
<p>Melalui inovasi ini, Garmin terus memperluas fungsi smartwatch dari sekadar perangkat kebugaran menjadi perangkat pintar yang membantu pengguna tetap aktif, sehat, sekaligus terhubung dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p style="color: #b6b6b6; font-size: small;"><a href="https://wearesocial.com/id/blog/2025/11/digital-2026-top-digital-and-social-media-trends-in-indonesia/" target="_blank"><sup>1</sup> https://wearesocial.com/id/blog/2025/11/digital-2026-top-digital-and-social-media-trends-in-indonesia/</a><br /><a href=" https://worldpopulationreview.com/country-rankings/whatsapp-users-by-country" target="_blank"><sup>2</sup> https://worldpopulationreview.com/country-rankings/whatsapp-users-by-country</a></p> 
      ]]></content>
    </entry>

    <entry>
      <title>Memperingati World Sleep Day, Mari Menguak Fakta Ilmiah Emosi &quot;Senggol Bacok&quot; bersama Garmin</title>

      
      <link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.garmin.co.id/news/press-release/news-2026-mar-world-sleep-day/" />
      
      
      <published>2026-03-16T05:27:14Z</published>
      <updated>2026-03-16T06:55:15Z</updated>
      <author>
            <name>Service</name>
            
            
            
      </author>

      <category term="Press Release"
        scheme="https://www.garmin.co.id/news/press-release/"
        label="Press Release" />
      <content type="html"><![CDATA[
        <p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-mar-world-sleep-day-00.jpg" loading="lazy" /></p>
<p>Jakarta, 16 Maret 2026 &ndash; Memperingati World Sleep Day (Hari Tidur Sedunia) yang tahun ini bertepatan dengan bulan Ramadan, kesadaran akan pentingnya kualitas istirahat menjadi lebih krusial dari sebelumnya. Bulan suci seringkali dimulai dengan semangat tinggi untuk beribadah dan harapan menurunkan berat badan. Namun, realita di lapangan sering berkata lain: emosi menjadi labil dan tubuh terasa lemas meski makan banyak saat sahur atau berbuka.</p>
<h2>&ldquo;Circadian Misalignment&rdquo; dan Anjloknya Tidur REM</h2>
<p>Banyak yang mengira rasa lemas dan sumbu pendek (mudah marah) saat puasa semata-mata karena lapar dan haus. Padahal, penyebab utamanya adalah kekacauan jam biologis tubuh.</p>
<p>Sleep Coach, Vishal Dasani menjelaskan bahwa selama bulan puasa, tantangan tubuh bukan hanya durasi tidur yang berkurang karena sahur, tetapi juga perubahan waktu makan yang memaksa tubuh mencerna saat seharusnya beristirahat. Kondisi ini dikenal sebagai circadian misalignment.</p>
<p>&ldquo;Tantangan terbesar saat Ramadan bukan pada menahan lapar, tapi pada manajemen tidur. Data menunjukkan bahwa proporsi tidur REM (Rapid Eye Movement) bisa anjlok drastis dari yang normalnya 24% menjadi hanya 10% atau kurang selama bulan puasa,&rdquo; ujar Vishal.</p>
<p>&ldquo;Fase REM ini krusial untuk regulasi emosi dan pemrosesan mental. Ketika Fase ini berkurang drastis - performa kerja menurun, sulit berpikir jernih serta kritis, dan secara psikologis kita jadi lebih mudah tersulut emosi atau cranky,&rdquo; tambahnya.</p>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-mar-world-sleep-day-01.jpg" loading="lazy" /></p>
<h2>Kenapa Makan &ldquo;Balas Dendam&rdquo; Bikin Tubuh Lemas dan Otak &ldquo;Lemot&rdquo;?</h2>
<p>Banyak masyarakat kita terjebak dalam pola pikir &ldquo;cadangan energi&rdquo;, di mana mereka mengonsumsi karbohidrat berlebih saat sahur dengan harapan energi akan bertahan seharian. Padahal, secara ilmiah, konsumsi karbohidrat olahan dalam jumlah besar&mdash;seperti nasi putih porsi ganda, mi instan, atau teh manis&mdash;justru menjadi bumerang.</p>
<p>Marcomm Senior Manager Garmin Indonesia, Chandrawidhi Desideriani menjelaskan bahwa pola makan ini memicu glucose spike (lonjakan gula darah drastis) yang seketika diikuti oleh sugar crash hanya dalam hitungan jam. &ldquo;Hasilnya adalah fenomena Brain Fog di pagi hari; otak sulit fokus, tubuh terasa berat, dan rasa kantuk menyerang hebat justru di saat produktivitas kerja sedang dibutuhkan,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Tak hanya saat sahur, kesalahan fatal juga sering terjadi saat berbuka puasa. Kebiasaan &ldquo;balas dendam&rdquo; dengan mengonsumsi makanan manis dan porsi besar sekaligus membuat sistem pencernaan bekerja ekstra keras di malam hari. Hal ini berdampak langsung pada kualitas istirahat.</p>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-mar-world-sleep-day-02.jpg" loading="lazy" /></p>
<p>&ldquo;Ketika lambung dipaksa mencerna makanan berat sesaat sebelum tidur, suhu inti tubuh akan tetap tinggi. Padahal, untuk masuk ke fase Deep Sleep yang restoratif, tubuh membutuhkan suhu inti yang rendah. Akibatnya, meskipun Anda merasa tidur cukup lama, Anda akan bangun dalam keadaan tetap lelah karena tubuh tidak benar-benar beristirahat,&rdquo; tambahnya. Kondisi inilah yang memicu akumulasi utang tidur (sleep debt) yang membuat semangat ibadah biasanya anjlok di pertengahan bulan Ramadan. Beliau menyarankan untuk berhenti makan berat minimal 2 jam sebelum tidur malam sehingga sistem pencernaan bisa istirahat dan otak bisa fokus pada pemulihan saat tidur.</p>
<p>Tips praktis dari Garmin agar tetap bugar selama Ramadan:</p>
<ol>
<li>Prioritaskan Kualitas Tidur: Gunakan watch face terbaru dan fitur Sleep Monitoring Garmin untuk memastikan Anda mendapatkan Deep Sleep pasca-Tarawih. Coba lakukan power nap (tidur siang 20 menit) untuk menebus ketertinggalan tidur.</li>
<li>Nutrisi Cerdas: Perbanyak protein dan serat saat sahur untuk menjaga Body Battery awet seharian, serta hindari gula berlebih. Disarankan untuk konsumsi elektrolit atau air kelapa murni ketika sahur untuk menjaga hidrasi tubuh.</li>
<li>Tetap berolahraga: Sebaiknya olahraga dilakukan 1 sampai 2 jam menjelang berbuka dengan intensitas yang disesuaikan. Jangan memforsir badan untuk mengejar PB jika kondisi tubuh kurang fit.</li>
</ol>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-mar-world-sleep-day-03.jpg" loading="lazy" /></p>
<div class="clear">&nbsp;</div>
<hr />
<div class="clear">&nbsp;</div>
<h2>Garmin Gandeng Pok&eacute;mon Sleep untuk Pemantauan Tidur lebih Menyenangkan</h2>
<p>Mendukung &ldquo;Puasa Bertenaga&rdquo; dan tidur yang lebih berkualitas, Garmin meluncurkan <a href="https://www.garmin.co.id/minisite/pokemon-sleep/" target="_blank">Pok&eacute;mon Sleep watch face</a> terbaru yang bisa diunduh secara gratis di aplikasi Garmin Connect IQ Store. Melengkapi watch face ini, Garmin menyarankan untuk sinkronisasi data tidur dengan aplikasi <a href="https://www.pokemonsleep.net/en/" target="_blank">Pok&eacute;mon Sleep</a> <sup>1</sup>.  Pok&eacute;mon Sleep watch face dan aplikasi Pok&eacute;mon Sleep kompatibel dengan perangkat Garmin seri fēnix, Forerunner, Venu and v&iacute;voactive.</p>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-mar-world-sleep-day-04.jpg" loading="lazy" /></p>
<p>Fitur Pok&eacute;mon Watch Face</p>
<ol>
<li>Pilih di antara dua watch face. &ldquo;<a href="https://apps.garmin.com/id-ID/apps/33e3fa77-82cf-4aa2-bba3-5eb99bca424e" target="_blank">Pok&eacute;mon Sleep: Snorlax &amp; Friends</a>&rdquo; yang menampilkan banyak Pok&eacute;mon (Bulbasaur, Charmander, Squirtle, Pikachu dan Snorlax) di Greengrass Isle. Dan &ldquo;<a href="https://apps.garmin.com/id-ID/apps/880e3034-3e6e-4521-88d4-a208f2406b66" target="_blank">Pok&eacute;mon Sleep: I Choose You</a>&rdquo; yang memungkinkan pengguna untuk memilih satu Pok&eacute;mon dari 48 opsi populer.</li>
<li>Karakter di kedua watch face akan berubah sepanjang hari. Mulai dari bahagia dan tersenyum, hingga menjadi lelah dan mengantuk berdasarkan tingkat energi Body Battery pengguna.</li>
<li>Untuk membantu mempersiapkan waktu tidur, mode malam pada watch face akan diaktifkan 1,5 jam sebelum pengaturan waktu tidur terjadwal. Pengguna dapat mengatur waktu tidur dan bangun di aplikasi Garmin Connect.</li>
</ol>
<p>Garmin percaya bahwa setiap detik istirahat Anda sangatlah berharga. Pastikan bahwa tidur bukan sekadar &ldquo;mati lampu&rdquo;, tapi fondasi kesehatan yang sering terlupakan saat jadwal berubah di bulan puasa. Melalui Pok&eacute;mon Sleep, mari tantang diri Anda untuk merasakan bagaimana istirahat yang berkualitas bisa menjadi sebuah perjalanan yang menyenangkan.</p> 
      ]]></content>
    </entry>

    <entry>
      <title>Garmin Rilis Sonar 360 Derajat dengan Spy Pole, Bantu Pemancing Lacak Ikan Lebih Akurat</title>

      
      <link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.garmin.co.id/news/press-release/news-2026-mar-gt360uhd/" />
      
      
      <published>2026-03-16T00:40:06Z</published>
      <updated>2026-03-16T05:35:07Z</updated>
      <author>
            <name>Service</name>
            
            
            
      </author>

      <category term="Press Release"
        scheme="https://www.garmin.co.id/news/press-release/"
        label="Press Release" />
      <content type="html"><![CDATA[
        <p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-mar-gt360uhd-01.jpg" loading="lazy" /></p>
<p>Jakarta, 13 Maret 2026 &ndash; Garmin, produsen elektronik kelautan terbesar dan paling inovatif di dunia, memperkenalkan teknologi sonar terbaru 360 derajat yang mampu memindai kondisi bawah air dari segala arah di sekitar kapal sekaligus. Sistem ini terdiri dari transduser GT360UHD dan perangkat Spy&trade; Pole, yang bersama&ndash;sama memberikan gambaran bawah air lebih jelas dan membantu pemancing menemukan serta mengincar ikan dengan lebih mudah.</p>
<p>Dengan tampilan bawah air dari sudut pandang atas kapal &ndash; baik dalam format 2D maupun 3D &ndash; pemancing bisa melihat kondisi sekitar secara menyeluruh tanpa perlu terus&ndash;menerus mengulang pemindaian.</p>
<p style="padding-left: 10px; margin-left: 10px; border-left: 2px solid #a6a6a6; font-style: italic; color: #b6b6b6;">&ldquo;Solusi Sonar 360 terbaru dari Garmin kembali mengubah cara pemancing mencari ikan. Dengan jangkauan pandangan 360 derajat yang memberi gambaran situasi bawah air lebih lengkap, ditambah kemudahan penggunaan Spy Pole, pemancing kini bisa menemukan dan mengincar ikan dengan lebih mudah. Dikombinasikan dengan teknologi LiveScope&trade;, sistem sonar ini menghadirkan pengalaman memancing yang benar&ndash;benar terbaik di kelasnya,&rdquo; ujar Ridlota Adi Saputro, Sales Deputy Manager Garmin Indonesia Marine Division.</p>
<h2>Melihat Bawah Air dari Segala Arah</h2>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-mar-gt360uhd-02.jpg" loading="lazy" /></p>
<p>Melalui teknologi OneV&uuml;&trade;, sistem ini menampilkan gambar bawah air 360 derajat di sekitar kapal dalam mode 2D dan 3D yang jelas. Transduser GT360UHD yang dipasang pada Spy Pole memastikan hasil pemindaian lebih stabil dan akurat.</p>
<p>Dengan teknologi True Motion, sistem sonar ini terhubung langsung dengan GPS sehingga posisi ikan dan struktur bawah air tetap akurat meskipun kapal bergerak. Pengguna juga bisa memindai area seluas lapangan sepak bola dengan tampilan yang terus diperbarui secara langsung.</p>
<p>Lewat layar navigasi Garmin yang kompatibel, pemancing dapat mengubah warna tampilan sonar, mengatur cara pemindaian, serta memilih mode otomatis, manual, atau konstan langsung dari layar perangkat.</p>
<p>Sistem ini juga bisa digabungkan dengan Teknologi LiveScope&trade; sonar untuk menghadirkan tampilan 3D yang lebih detail dalam satu layar, lengkap dengan penanda arah yang menunjukkan ke mana LiveScope&trade; sedang memindai pada mode 2D.</p>
<h2>Spy Pole: Kendalikan Sonar Lebih Leluasa</h2>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-mar-gt360uhd-03.jpg" loading="lazy" /></p>
<p>Salah satu inovasi utama dalam sistem sonar terbaru Garmin adalah Spy Pole &ndash; tiang sonar bermotor yang memungkinkan pemancing menggerakkan arah sonar secara bebas, terlepas dari arah motor penggerak kapal. Dengan alat ini, pemancing bisa mengarahkan sonar ke titik yang diinginkan tanpa harus menggeser posisi kapal.</p>
<p>Spy Pole dapat dikendalikan secara nirkabel menggunakan pedal kaki nirkabel berukuran rendah, penjepit remote yang bisa dipasang langsung di joran, atau melalui layar navigasi Garmin yang kompatibel.</p>
<p>Perangkat ini dilengkapi fitur SpyLock&trade; untuk mengunci arah pemindaian pada titik tertentu, serta mode SpyScan&trade; yang secara otomatis menggerakkan sonar ke kiri dan kanan guna membantu menemukan ikan.</p>
<p>Spy Pole juga dirancang melindungi kabel transducer dengan jalur kabel tersembunyi di dalam batang tiang. Sistem pelepasan cepat memudahkan pemasangan maupun pelepasan dari trolling motor Force&reg; atau Force Pro, serta mendukung pemasangan di sisi badan kapal.</p>
<h2>Harga dan Ketersediaan</h2>
<p>Transducer GT360UHD dijual seharga Rp 17.990.000, sementara Spy Pole 42 inci &ndash; yang kompatibel dengan semua transduser LiveScope&trade; &ndash; dijual terpisah seharga Rp 45.000.000. Untuk ketersediaan produk ini di Indonesia, silakan menghubungi kami melalui email ke <a href="mailto:id-marine@garmin.com" target="_blank">id&ndash;marine@garmin.com</a>, dikarenakan stok yang terbatas.</p>
<p>Melalui inovasi sonar 360 derajat terbarunya ini, Garmin terus memperkuat posisinya sebagai pemimpin teknologi elektronik kelautan dengan menghadirkan solusi sonar yang membantu pemancing memahami kondisi bawah air secara lebih detail, akurat, dan efisien.</p> 
      ]]></content>
    </entry>


</feed>