<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="en">

    <title type="text">Garmin Indonesia</title>
    <subtitle type="text">Garmin Indonesia:</subtitle>
    <link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.garmin.co.id/" />
    <link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://www.garmin.co.id/atom/" />
    <updated>2026-04-16T05:42:34Z</updated>
    <rights>Copyright Garmin Corporation &#169; 2026, Garmin Indonesia </rights>
    


    <entry>
      <title>Dari Data ke Podium, Bagaimana Teknologi Garmin Mengubah Cara Atlet Menaklukkan Hybrid Race</title>

      
      <link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.garmin.co.id/news/press-release/news-2026-apr-hybrid-lab/" />
      
      
      <published>2026-04-16T05:42:33Z</published>
      <updated>2026-04-16T05:42:34Z</updated>
      <author>
            <name>Service</name>
            
            
            
      </author>

      <category term="Press Release"
        scheme="https://www.garmin.co.id/news/press-release/"
        label="Press Release" />
      <content type="html"><![CDATA[
        <h2 style="text-align: center;">Garmin Hybrid Lab menghadirkan pengalaman latihan Hybrid yang dipandu oleh podium finisher dari #TeamGarmin untuk meraih podium ketika lomba</h2>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-apr-hybrid-lab-00.jpg" loading="lazy" /></p>
<p style="font-size: small; font-style: italic; color: #ccc; text-align: center;">Ki-ka: Fernando Surya 20Fit Arena Coach, Calysta Sunuwati 20Fit Arena Coach, Chandrawidhi Desideriani Garmin Indonesia Marcomm Senior Manager, Josea Setiadi Team Garmin, Johnny Tieu Team Garmin dan sebagai lead coach</p>
<p>Jakarta, 12 April 2026 &mdash; Dalam dunia kompetisi fitness modern seperti Hybrid Training, performa tidak lagi ditentukan semata oleh kekuatan fisik, tetapi oleh kemampuan atlet dalam memahami dan merespons data tubuh secara presisi. Melalui Garmin Hybrid Lab, Garmin Indonesia menegaskan posisinya sebagai ekosistem teknologi yang mampu mengonversi biometric data tracking menjadi strategi kemenangan berbasis data.</p>
<p style="padding-left: 10px; margin-left: 10px; border-left: 2px solid #a6a6a6; font-style: italic; color: #b6b6b6;">&ldquo;Di kompetisi Hybrid, performa tidak lagi hanya soal seberapa kuat Anda berlatih, tetapi seberapa cerdas Anda membaca tubuh sendiri. Melalui data biometrik yang akurat dari Garmin, setiap keputusan, mulai dari kapan berlatih, bagaimana mengatur pace, hingga kapan harus recovery, menjadi lebih terukur, presisi, dan berdampak langsung pada hasil akhir,&rdquo; ujar Chandrawidhi Desideriani, Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia.</p>
<h2>Kompleksitas Hybrid Race</h2>
<p>Hybrid Race dikenal sebagai format kompetisi yang menggabungkan intensitas anaerobic di setiap functional workout station dengan aerobic endurance saat sesi lari berulang. Kombinasi ini menciptakan tantangan kompleks dalam pengelolaan energi, di mana atlet harus mampu menjaga efisiensi performa di tengah transisi intensitas yang ekstrem.</p>
<p>Dalam kondisi seperti ini, perangkat konvensional seperti stopwatch atau heart rate monitor standar tidak lagi cukup. Atlet membutuhkan wearable integration yang mampu menyajikan performance metrics secara komprehensif, mulai dari detak jantung, variabilitas detak jantung, hingga estimasi stamina secara real-time. Pendekatan berbasis data inilah yang menjadi pembeda antara latihan biasa dan strategi performa yang terukur.</p>
<p>Berlokasi di 20FIT Arena Menteng, Garmin Hybrid Lab menghadirkan pengalaman latihan yang dipandu oleh para profesional. Di sini, peserta tidak hanya berlatih secara fisik, tetapi juga memanfaatkan data sebagai panduan utama dalam setiap keputusan. Metrik seperti Training Readiness, HRV, dan Recovery Time menjadi titik awal penting untuk menentukan intensitas latihan yang tepat. Jika indikator menunjukkan kondisi tubuh sedang rendah, jam Garmin akan menyarankan beban latihan yang lebih ringan atau bahkan istirahat demi menghindari risiko overtrain dan cedera.</p>
<p>Saat memulai sesi, peserta dapat merancang latihan multisport yang menggabungkan lari dan HIIT hingga 16 segmen melalui fitur Custom Workout di aplikasi Garmin Connect. Selama latihan berlangsung, pemantauan Heart Rate Zones memberikan insight mendalam mengenai respons tubuh. Data ini memungkinkan atlet tetap berada dalam zona optimal, menjaga keseimbangan antara performa maksimal dan efisiensi energi, terutama saat transisi antar aktivitas.</p>
<p>Selain itu, Garmin menyediakan analisis performa komprehensif melalui VO2 Max untuk mengukur kapasitas aerobik dan Lactate Threshold untuk mengetahui batas keletihan. Guna memastikan program latihan tetap efektif dalam jangka panjang, atlet dapat memantau Training Load dan Training Status di akhir sesi. Pendekatan ini membantu memitigasi risiko overtraining sekaligus menjaga performa tubuh tetap pada level optimal.</p>
<p>Garmin Hybrid Lab juga didukung Sunpride, Lactasoy dan Strive, sehingga para peserta dapat memaksimalkan performa dengan dukungan nutrisi terbaik, dan memastikan asupan energi tetap terjaga selama intensitas tinggi berlangsung.</p>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-apr-hybrid-lab-01.jpg" loading="lazy" /></p>
<h2>Data sebagai Fondasi Evaluasi</h2>
<p>Setelah sesi Hybrid Training berakhir, seluruh data latihan secara otomatis terintegrasi ke dalam Garmin Connect Ecosystem. Di sinilah proses evaluasi menjadi lebih komprehensif, dengan berbagai metrik yang dapat dianalisis secara mendalam.</p>
<p>Salah satu indikator utama adalah Training Effect, yang membedakan dampak latihan terhadap sistem aerobic dan anaerobic. Melalui data ini, atlet dapat memahami bagaimana tubuh merespons latihan yang telah dilakukan, sekaligus menentukan langkah selanjutnya dalam program latihan.</p>
<p>Pendekatan ini juga berperan penting dalam recovery time optimization, di mana pengguna dapat mengetahui kapan waktu terbaik untuk kembali berlatih tanpa meningkatkan risiko cedera atau kelelahan berlebih. Dengan histori data yang tersimpan rapi, pengguna dapat memantau progres performa secara berkelanjutan.</p>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-apr-hybrid-lab-02.jpg" loading="lazy" /></p>
<h2>Ekosistem Terintegrasi untuk Performa Berbasis Data</h2>
<p>Melalui kombinasi biometric data tracking, performance metrics, dan wearable integration, Garmin menghadirkan solusi yang melampaui fungsi perangkat wearable pada umumnya. Garmin tidak hanya mencatat aktivitas, tetapi juga mengolah data menjadi insight yang dapat langsung diterapkan dalam strategi latihan maupun kompetisi.</p>
<p>Pendekatan berbasis ekosistem ini memungkinkan setiap pengguna, baik atlet profesional maupun penggemar olahraga, untuk mengoptimalkan potensi mereka dengan cara yang lebih cerdas dan terukur.</p>
<p>Garmin Indonesia mengajak seluruh pengguna untuk mengeksplorasi fitur-fitur advanced pada perangkat mereka, seperti HRV Status dan Training Readiness sebagai bagian dari persiapan menuju performa yang lebih optimal. Dengan melakukan sinkronisasi rutin ke aplikasi Garmin Connect, setiap sesi latihan dapat diubah menjadi strategi berbasis data yang berkelanjutan.</p> 
      ]]></content>
    </entry>

    <entry>
      <title>Stop Tebak Jarak! Garmin Approach G82 Hadir dengan Layar Terbesar di Kelasnya dan Fitur Putting</title>

      
      <link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.garmin.co.id/news/press-release/news-2026-mar-approach-g82/" />
      
      
      <published>2026-03-31T01:34:40Z</published>
      <updated>2026-03-31T01:56:41Z</updated>
      <author>
            <name>Service</name>
            
            
            
      </author>

      <category term="Press Release"
        scheme="https://www.garmin.co.id/news/press-release/"
        label="Press Release" />
      <content type="html"><![CDATA[
        <h2 style="text-align: center;">Dengan layar sentuh berwarna 5 inci, portable launch monitor dan GPS handheld premium ini membantu pegolf mempertajam permainan mereka di driving range, putting green hingga lapangan</h2>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-mar-approach-g82-00.jpg" loading="lazy" /></p>
<p>JAKARTA, 31 Maret 2026 &ndash; Berhenti menebak jarak dan mulailah bermain dengan data. Garmin Indonesia hari ini resmi meluncurkan Approach G82, perangkat GPS golf genggam premium yang dirancang untuk mengakhiri keraguan pegolf di lapangan. Menampilkan layar sentuh 5 inci, layar terbesar yang pernah ada di jajaran handheld Garmin dan metrik analisis putting terbaru, Approach G82 hadir sebagai solusi total bagi  pegolf yang menginginkan visibilitas maksimal dan akurasi setingkat profesional dalam setiap ayunan.</p>
<p style="padding-left: 10px; margin-left: 10px; border-left: 2px solid #a6a6a6; font-style: italic; color: #b6b6b6;">&ldquo;Kami sangat senang memperkenalkan Approach G82, handheld golf dengan layar terbesar kami sehingga lebih mudah untuk melihat metrik Anda dan kontur lapangan. Ini adalah alat pemanasan terbaik yang juga berfungsi sebagai virtual caddie intuitif di lapangan. Melalui metrik putting terbarunya, perangkat ini memungkinkan pemain untuk mengasah seluruh aspek permainan mereka,&rdquo; ujar Chandrawidhi Desideriani, Marcomm Senior Manager Garmin Indonesia.</p>
<h2>Built-in Launch Monitor</h2>
<p>Garmin Approach G82 bukan sekadar alat penunjuk arah. Perangkat ini dilengkapi dengan radar internal yang mampu melacak metrik kunci seperti club speed, ball speed, smash factor, swing tempo, hingga estimasi jarak di lapangan. Baik saat berlatih di driving range maupun saat berkompetisi di lapangan, pegolf kini memiliki akses ke data presisi yang biasanya hanya tersedia pada sistem simulator statis yang mahal.</p>
<h2>Metrik Putting Terbaru untuk Konsistensi</h2>
<p>Memahami bahwa skor akhir ditentukan di atas green, Garmin menyematkan metrik khusus untuk latihan putting pada Approach G82. Fitur ini memungkinkan pemain untuk menganalisis tempo dan konsistensi pukulan putt mereka. Dengan bantuan layar 5 inci yang tajam, pegolf dapat mengidentifikasi pola pukulan mereka secara instan dan melakukan penyesuaian teknis untuk mengurangi jumlah pukulan di setiap lubang.</p>
<p style="padding-left: 10px; margin-left: 10px; border-left: 2px solid #a6a6a6; font-style: italic; color: #b6b6b6;">&ldquo;Presisi adalah inti dari permainan golf, dan itulah yang menjadi pondasi dari Approach G82. Dengan menggabungkan layar handheld terbesar kami dengan teknologi radar yang mampu menganalisis hingga ke detail putting, kami memberikan kepercayaan diri kepada pegolf Indonesia untuk mengambil keputusan berdasarkan data, bukan sekadar insting,&rdquo; tambah Chandrawidhi.</p>
<h2>Visualisasi Maksimal dan Fitur Pintar</h2>
<p>Layar sentuh yang lega memberikan keunggulan visual yang signifikan, terutama saat menggunakan fitur Big Numbers Mode agar informasi jarak tetap terbaca jelas di bawah terik matahari. Selain itu, fitur Virtual Caddie yang telah ditingkatkan kini dapat memberikan saran pilihan stik (club) yang lebih akurat dengan mempertimbangkan faktor angin, elevasi, dan riwayat performa pemain.</p>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-mar-approach-g82-01.jpg" loading="lazy" /></p>
<h2>Ubah Data Menjadi Presisi di Setiap Ayunan</h2>
<ul>
<li>Pemetaan club. Ukur performa setiap club Anda di driving range untuk mengetahui jarak tempuh bola yang dihasilkan. Informasi ini nantinya akan diolah oleh virtual caddie untuk memberi tahu Anda alat mana yang paling pas digunakan saat bertanding.</li>
<li>Latihan memukul target. Tentukan target jarak jatuh bola atau jarak tempuh totalnya, lalu cobalah untuk mendaratkan pukulan sebanyak mungkin di area yang sudah ditentukan. </li>
<li>Latihan tempo. Tingkatkan konsistensi pukulan dengan melatih durasi ideal ayunan ke belakang (backswing) dan ayunan ke depan (downswing) pada setiap tembakan Anda.</li>
<li>Latihan kapan saja. Tingkatkan kekuatan pukulan Anda dengan mengukur kecepatan ayunan tanpa harus berada di lapangan atau memukul bola. Perangkat ini juga kompatibel dengan berbagai alat bantu latihan beban ayunan.</li>
</ul>
<p>Approach G82 terintegrasi penuh dalam ekosistem Garmin Golf. Perangkat ini kompatibel dengan club tracker Approach CT10 untuk pelacakan club yang memperkaya data di fitur Virtual Caddie. Integrasi dengan laser range finder memungkinkan pengiriman data jarak bidikan langsung ke layar Approach G82. Melalui <a href="https://www.garmin.co.id/products/apps/garmin-golf/">aplikasi Garmin Golf</a> dan <a href="https://www.garmin.co.id/products/subscription-plans/golf-subscription/">Garmin Golf Membership</a>, pengguna dapat mengakses simulator virtual Home Tee Hero di 43.000+ lapangan seluruh dunia serta fitur Green Contour untuk membaca kontur lapangan secara presisi.</p>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-mar-approach-g82-02.jpg" loading="lazy" /></p>
<h2>Harga dan Ketersediaan</h2>
<p>Garmin Approach G82 tersedia mulai hari ini dengan harga Rp 11,190,000 dan tersedia di Garmin Official Stores Online <a href="https://shopee.co.id/product/257962329/46706065258">Shopee</a>, <a href="https://www.tokopedia.com/garmin/garmin-approach-g82-black-1734382387166021239">Tokopedia</a>, <a href="https://www.blibli.com/p/garmin-approach-g82-black/ps--GAO-60025-00921">Blibli</a>, <a href="https://www.lazada.co.id/products/i8829926885.html?spm=a1zawh.24863640.table_all.1.7e851e13EaQC6Q">Lazada</a>, <a href="https://shop-id.tokopedia.com/view/product/1734382387166021239?encode_params=MIIBrAQMsAKNC1tCQVowZ9HNBIIBiNMQ6kbo-gqymGtycjqlKg2ciyXhnLOGmwZSrAB0DXBcZsSUXzKDyUOFX4uxKwX0h0fVY0iOXFCTm1wSJrW2hsOFd0alt7F2cNFrXWbo4a_doUH7O7Whcnicyvj4pE1wr1i6-3K-Xko4k_JnmfRnuQeHvMEBtUNUo2x1k7wWMwOQ9X6xmVfYK4YneYYBJdfF3FApnSq4qQVq7U-r4HS2p445rguLMht2Wy5OSHLwD5gYVYI9CgrxPAmxbpj56xivwCHAJYqSRRhzhZ5D940F6kqh3Ytr8lsXaByp5X_METVtBa9E9CdCxJiq2sBkHE5AJg6qD54GSBOLry48WznNVhXftfVMj-IzsxCpXljvg__v0A_sBYV41qF9_hprwrAQvqrpBhOkEhE7cWQq-Cs2SFcbeppQ8wYbAQhT9UE3N03mYHH74OrOWMSDXBormihgL1josVxC9dwR9cwaqgNqXG8gbMtUlo0RhQWkmWT03S-zFrKPrej0nLfQCmSbT4Ubu71QeOWaR4ubBBAy75Nr5R4t_a-hBLn7nRDf&amp;region=ID&amp;locale=id-ID&amp;source=seller_center&amp;hide_tips=&amp;no-cache=1&amp;e=1">TikTok</a> dan <a href="https://eraspace.com/garmin/produk/garmin-approach-g82-black">Eraspace</a> serta toko offline Garmin Brand Store dan Garmin Authorized Dealer. Dirancang untuk menghadapi berbagai kondisi cuaca, Approach G82 memiliki rating tahan air IPX7, sehingga pegolf dapat tetap bermain dengan tenang baik saat cerah maupun hujan. Perangkat ini juga menawarkan daya tahan baterai yang luar biasa, yakni hingga 25 jam dalam mode GPS dan hingga delapan jam dalam mode radar, memastikan pendampingan penuh sepanjang sesi permainan Anda. Paket penjualan telah mencakup dudukan radar bermagnet dan klip karabiner yang memudahkan perangkat ditempatkan di mana saja saat berlatih. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi laman resmi <a href="https://www.garmin.co.id/products/wearables/approach-g82/#inTheBoxTab">Garmin Indonesia</a>.</p> 
      ]]></content>
    </entry>

    <entry>
      <title>Garmin Hadirkan Aplikasi WhatsApp di Smartwatch, Pengguna Kini Bisa Memberikan Reaksi dan Kirim Emoji Langsung dari Pergelangan</title>

      
      <link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.garmin.co.id/news/press-release/news-2026-mar-whatsapp/" />
      
      
      <published>2026-03-30T03:00:23Z</published>
      <updated>2026-03-30T05:10:24Z</updated>
      <author>
            <name>Service</name>
            
            
            
      </author>

      <category term="Press Release"
        scheme="https://www.garmin.co.id/news/press-release/"
        label="Press Release" />
      <content type="html"><![CDATA[
        <p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-mar-whatsapp.jpg" loading="lazy" /></p>
<p>Jakarta, 25 Maret 2026 &ndash; Garmin mengumumkan kehadiran aplikasi WhatsApp di sejumlah smartwatch Garmin yang kompatibel. Aplikasi ini tersedia secara gratis melalui Connect IQ&trade; Store, memungkinkan pengguna membaca, membalas, hingga memberikan reaksi pada pesan langsung dari pergelangan tangan tanpa perlu mengeluarkan smartphone dari saku.</p>
<p style="padding-left: 10px; margin-left: 10px; border-left: 2px solid #a6a6a6; font-style: italic; color: #b6b6b6;">&ldquo;Kolaborasi dengan WhatsApp menunjukkan kekuatan ekosistem Garmin Connect IQ yang terus berkembang. Dengan menghadirkan salah satu aplikasi pesan paling populer di dunia ke smartwatch Garmin, kami memberikan cara yang lebih praktis bagi pengguna untuk tetap terhubung, baik saat berlatih, menjelajah, maupun ketika sedang beraktivitas,&rdquo; ujar Chandrawidhi Desideriani, Marcomm Senior Manager Garmin Indonesia.</p>
<p>Aplikasi WhatsApp kompatibel dengan berbagai lini smartwatch Garmin seperti fēnix, Forerunner, Venu, dan v&iacute;voactive. Dengan integrasi ini, pengguna kini dapat tetap mengikuti percakapan penting dengan keluarga, teman, maupun rekan kerja saat berolahraga, bepergian, atau menjalani aktivitas sehari-hari, tanpa harus terus-menerus memeriksa smartphone.</p>
<p>Melalui aplikasi WhatsApp di smartwatch Garmin, pengguna dapat melihat pesan terbaru dan percakapan secara ringkas, membaca serta membalas pesan menggunakan keyboard bawaan smartwatch, hingga mengirim emoji dan reaksi dengan cepat. Pengguna juga dapat melihat riwayat percakapan hingga 10 pesan terakhir di layar, serta menerima notifikasi panggilan WhatsApp yang masuk dengan opsi untuk menolak panggilan langsung dari smartwatch.</p>
<p>Melalui integrasi aplikasi WhatsApp di smartwatch Garmin, pengguna kini dapat menikmati kemudahan komunikasi tanpa harus menghentikan aktivitas, dengan fitur-fitur unggulan meliputi:</p>
<ul>
<li>Melengkapi fitur keyboard dan balasan instan yang sudah ada, kini Anda bisa mengirim emoji dan memberikan reaksi (message reactions) pada pesan masuk, persis seperti pengalaman di smartphone atau desktop.</li>
<li>Melihat pesan terbaru secara ringkas, termasuk membaca riwayat percakapan hingga 10 pesan terakhir langsung di layar jam. Fitur ini memastikan Anda tidak tertinggal informasi penting meski smartphone sedang tersimpan di dalam tas.</li>
<li>Jam Garmin akan menampilkan notifikasi panggilan WhatsApp yang masuk secara real-time, lengkap dengan opsi praktis untuk menolak panggilan tersebut langsung dari jam tangan.</li>
</ul>
<p>Seperti pada platform WhatsApp lainnya, seluruh pesan dan panggilan tetap dilindungi oleh end-to-end encryption, sehingga hanya pengirim dan penerima yang dapat mengakses isi percakapan.</p>
<p style="padding-left: 10px; margin-left: 10px; border-left: 2px solid #a6a6a6; font-style: italic; color: #b6b6b6;">&ldquo;WhatsApp membantu orang senantiasa terhubung di platform manapun. Kami bangga menghadirkan WhatsApp ke smartwatch Garmin, sehingga lebih banyak orang dapat menjaga percakapan pribadi mereka langsung dari pergelangan tangan mereka,&rdquo; ujar Nikhil Joshi, Direktur Manajemen Produk di Meta.</p>
<h2>Relevan dengan Kebiasaan Digital Masyarakat Indonesia</h2>
<p>Kehadiran WhatsApp di smartwatch Garmin juga menjadi semakin relevan bagi pengguna di Indonesia. Laporan Digital 2026: Indonesia dari We Are Social dan Meltwater<sup>1</sup> menunjukkan bahwa tingginya intensitas penggunaan media sosial di Indonesia. Masyarakat Indonesia menghabiskan rata-rata 21 jam 50 menit per minggu di media sosial, termasuk menonton video online, setara dengan lebih dari tiga jam setiap hari. Aktivitas digital ini tersebar di sekitar 7,7 platform berbeda setiap bulan.</p>
<p>Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa di tengah banyaknya platform yang digunakan, WhatsApp tetap mendominasi sebagai aplikasi yang paling sering digunakan sekaligus paling disukai oleh masyarakat Indonesia, dengan 9 dari 10 pengguna internet aktif menggunakan aplikasi ini setiap bulan.</p>
<p>Selain itu, data global dari World Population Review<sup>2</sup> juga menunjukkan bahwa 112 juta masyarakat Indonesia menggunakan WhatsApp pada tahun 2024, meningkat signifikan dibandingkan 84,8 juta pengguna pada tahun 2021. Hal ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan basis pengguna WhatsApp terbesar di dunia.</p>
<h2>Mengenal Garmin Developer Program di Balik Hadirnya WhatsApp</h2>
<p>WhatsApp menjadi aplikasi chatting pihak ketiga pertama dan satu-satunya yang tersedia di smartwatch Garmin. Kehadiran aplikasi ini dimungkinkan melalui <a href="https://developer.garmin.com/connect-iq/overview/" target="_blank">Garmin Developer Program</a> yang memungkinkan programmer, kreator, atau pihak ketiga untuk membuat aplikasi, fitur, atau mengintegrasikan layanan mereka dengan produk Garmin.</p>
<p>Platform Garmin Connect IQ juga memungkinkan pengguna untuk mempersonalisasi perangkat mereka dengan berbagai aplikasi tambahan, watch face, hingga layanan streaming musik.</p>
<p>Pengguna smartwatch Garmin yang kompatibel dapat mengunduh aplikasi WhatsApp di <a href="https://apps.garmin.com/apps/be8115a2-a4e0-49b7-9ed5-8851d5f648cc" target="_blank">Garmin Connect IQ Store</a>, yang tersedia melalui Google Play Store dan Apple App Store.</p>
<p>Melalui inovasi ini, Garmin terus memperluas fungsi smartwatch dari sekadar perangkat kebugaran menjadi perangkat pintar yang membantu pengguna tetap aktif, sehat, sekaligus terhubung dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p style="color: #b6b6b6; font-size: small;"><a href="https://wearesocial.com/id/blog/2025/11/digital-2026-top-digital-and-social-media-trends-in-indonesia/" target="_blank"><sup>1</sup> https://wearesocial.com/id/blog/2025/11/digital-2026-top-digital-and-social-media-trends-in-indonesia/</a><br /><a href=" https://worldpopulationreview.com/country-rankings/whatsapp-users-by-country" target="_blank"><sup>2</sup> https://worldpopulationreview.com/country-rankings/whatsapp-users-by-country</a></p> 
      ]]></content>
    </entry>

    <entry>
      <title>Memperingati World Sleep Day, Mari Menguak Fakta Ilmiah Emosi &quot;Senggol Bacok&quot; bersama Garmin</title>

      
      <link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.garmin.co.id/news/press-release/news-2026-mar-world-sleep-day/" />
      
      
      <published>2026-03-16T05:27:14Z</published>
      <updated>2026-03-16T06:55:15Z</updated>
      <author>
            <name>Service</name>
            
            
            
      </author>

      <category term="Press Release"
        scheme="https://www.garmin.co.id/news/press-release/"
        label="Press Release" />
      <content type="html"><![CDATA[
        <p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-mar-world-sleep-day-00.jpg" loading="lazy" /></p>
<p>Jakarta, 16 Maret 2026 &ndash; Memperingati World Sleep Day (Hari Tidur Sedunia) yang tahun ini bertepatan dengan bulan Ramadan, kesadaran akan pentingnya kualitas istirahat menjadi lebih krusial dari sebelumnya. Bulan suci seringkali dimulai dengan semangat tinggi untuk beribadah dan harapan menurunkan berat badan. Namun, realita di lapangan sering berkata lain: emosi menjadi labil dan tubuh terasa lemas meski makan banyak saat sahur atau berbuka.</p>
<h2>&ldquo;Circadian Misalignment&rdquo; dan Anjloknya Tidur REM</h2>
<p>Banyak yang mengira rasa lemas dan sumbu pendek (mudah marah) saat puasa semata-mata karena lapar dan haus. Padahal, penyebab utamanya adalah kekacauan jam biologis tubuh.</p>
<p>Sleep Coach, Vishal Dasani menjelaskan bahwa selama bulan puasa, tantangan tubuh bukan hanya durasi tidur yang berkurang karena sahur, tetapi juga perubahan waktu makan yang memaksa tubuh mencerna saat seharusnya beristirahat. Kondisi ini dikenal sebagai circadian misalignment.</p>
<p>&ldquo;Tantangan terbesar saat Ramadan bukan pada menahan lapar, tapi pada manajemen tidur. Data menunjukkan bahwa proporsi tidur REM (Rapid Eye Movement) bisa anjlok drastis dari yang normalnya 24% menjadi hanya 10% atau kurang selama bulan puasa,&rdquo; ujar Vishal.</p>
<p>&ldquo;Fase REM ini krusial untuk regulasi emosi dan pemrosesan mental. Ketika Fase ini berkurang drastis - performa kerja menurun, sulit berpikir jernih serta kritis, dan secara psikologis kita jadi lebih mudah tersulut emosi atau cranky,&rdquo; tambahnya.</p>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-mar-world-sleep-day-01.jpg" loading="lazy" /></p>
<h2>Kenapa Makan &ldquo;Balas Dendam&rdquo; Bikin Tubuh Lemas dan Otak &ldquo;Lemot&rdquo;?</h2>
<p>Banyak masyarakat kita terjebak dalam pola pikir &ldquo;cadangan energi&rdquo;, di mana mereka mengonsumsi karbohidrat berlebih saat sahur dengan harapan energi akan bertahan seharian. Padahal, secara ilmiah, konsumsi karbohidrat olahan dalam jumlah besar&mdash;seperti nasi putih porsi ganda, mi instan, atau teh manis&mdash;justru menjadi bumerang.</p>
<p>Marcomm Senior Manager Garmin Indonesia, Chandrawidhi Desideriani menjelaskan bahwa pola makan ini memicu glucose spike (lonjakan gula darah drastis) yang seketika diikuti oleh sugar crash hanya dalam hitungan jam. &ldquo;Hasilnya adalah fenomena Brain Fog di pagi hari; otak sulit fokus, tubuh terasa berat, dan rasa kantuk menyerang hebat justru di saat produktivitas kerja sedang dibutuhkan,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Tak hanya saat sahur, kesalahan fatal juga sering terjadi saat berbuka puasa. Kebiasaan &ldquo;balas dendam&rdquo; dengan mengonsumsi makanan manis dan porsi besar sekaligus membuat sistem pencernaan bekerja ekstra keras di malam hari. Hal ini berdampak langsung pada kualitas istirahat.</p>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-mar-world-sleep-day-02.jpg" loading="lazy" /></p>
<p>&ldquo;Ketika lambung dipaksa mencerna makanan berat sesaat sebelum tidur, suhu inti tubuh akan tetap tinggi. Padahal, untuk masuk ke fase Deep Sleep yang restoratif, tubuh membutuhkan suhu inti yang rendah. Akibatnya, meskipun Anda merasa tidur cukup lama, Anda akan bangun dalam keadaan tetap lelah karena tubuh tidak benar-benar beristirahat,&rdquo; tambahnya. Kondisi inilah yang memicu akumulasi utang tidur (sleep debt) yang membuat semangat ibadah biasanya anjlok di pertengahan bulan Ramadan. Beliau menyarankan untuk berhenti makan berat minimal 2 jam sebelum tidur malam sehingga sistem pencernaan bisa istirahat dan otak bisa fokus pada pemulihan saat tidur.</p>
<p>Tips praktis dari Garmin agar tetap bugar selama Ramadan:</p>
<ol>
<li>Prioritaskan Kualitas Tidur: Gunakan watch face terbaru dan fitur Sleep Monitoring Garmin untuk memastikan Anda mendapatkan Deep Sleep pasca-Tarawih. Coba lakukan power nap (tidur siang 20 menit) untuk menebus ketertinggalan tidur.</li>
<li>Nutrisi Cerdas: Perbanyak protein dan serat saat sahur untuk menjaga Body Battery awet seharian, serta hindari gula berlebih. Disarankan untuk konsumsi elektrolit atau air kelapa murni ketika sahur untuk menjaga hidrasi tubuh.</li>
<li>Tetap berolahraga: Sebaiknya olahraga dilakukan 1 sampai 2 jam menjelang berbuka dengan intensitas yang disesuaikan. Jangan memforsir badan untuk mengejar PB jika kondisi tubuh kurang fit.</li>
</ol>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-mar-world-sleep-day-03.jpg" loading="lazy" /></p>
<div class="clear">&nbsp;</div>
<hr />
<div class="clear">&nbsp;</div>
<h2>Garmin Gandeng Pok&eacute;mon Sleep untuk Pemantauan Tidur lebih Menyenangkan</h2>
<p>Mendukung &ldquo;Puasa Bertenaga&rdquo; dan tidur yang lebih berkualitas, Garmin meluncurkan <a href="https://www.garmin.co.id/minisite/pokemon-sleep/" target="_blank">Pok&eacute;mon Sleep watch face</a> terbaru yang bisa diunduh secara gratis di aplikasi Garmin Connect IQ Store. Melengkapi watch face ini, Garmin menyarankan untuk sinkronisasi data tidur dengan aplikasi <a href="https://www.pokemonsleep.net/en/" target="_blank">Pok&eacute;mon Sleep</a> <sup>1</sup>.  Pok&eacute;mon Sleep watch face dan aplikasi Pok&eacute;mon Sleep kompatibel dengan perangkat Garmin seri fēnix, Forerunner, Venu and v&iacute;voactive.</p>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-mar-world-sleep-day-04.jpg" loading="lazy" /></p>
<p>Fitur Pok&eacute;mon Watch Face</p>
<ol>
<li>Pilih di antara dua watch face. &ldquo;<a href="https://apps.garmin.com/id-ID/apps/33e3fa77-82cf-4aa2-bba3-5eb99bca424e" target="_blank">Pok&eacute;mon Sleep: Snorlax &amp; Friends</a>&rdquo; yang menampilkan banyak Pok&eacute;mon (Bulbasaur, Charmander, Squirtle, Pikachu dan Snorlax) di Greengrass Isle. Dan &ldquo;<a href="https://apps.garmin.com/id-ID/apps/880e3034-3e6e-4521-88d4-a208f2406b66" target="_blank">Pok&eacute;mon Sleep: I Choose You</a>&rdquo; yang memungkinkan pengguna untuk memilih satu Pok&eacute;mon dari 48 opsi populer.</li>
<li>Karakter di kedua watch face akan berubah sepanjang hari. Mulai dari bahagia dan tersenyum, hingga menjadi lelah dan mengantuk berdasarkan tingkat energi Body Battery pengguna.</li>
<li>Untuk membantu mempersiapkan waktu tidur, mode malam pada watch face akan diaktifkan 1,5 jam sebelum pengaturan waktu tidur terjadwal. Pengguna dapat mengatur waktu tidur dan bangun di aplikasi Garmin Connect.</li>
</ol>
<p>Garmin percaya bahwa setiap detik istirahat Anda sangatlah berharga. Pastikan bahwa tidur bukan sekadar &ldquo;mati lampu&rdquo;, tapi fondasi kesehatan yang sering terlupakan saat jadwal berubah di bulan puasa. Melalui Pok&eacute;mon Sleep, mari tantang diri Anda untuk merasakan bagaimana istirahat yang berkualitas bisa menjadi sebuah perjalanan yang menyenangkan.</p> 
      ]]></content>
    </entry>

    <entry>
      <title>Garmin Rilis Sonar 360 Derajat dengan Spy Pole, Bantu Pemancing Lacak Ikan Lebih Akurat</title>

      
      <link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.garmin.co.id/news/press-release/news-2026-mar-gt360uhd/" />
      
      
      <published>2026-03-16T00:40:06Z</published>
      <updated>2026-03-16T05:35:07Z</updated>
      <author>
            <name>Service</name>
            
            
            
      </author>

      <category term="Press Release"
        scheme="https://www.garmin.co.id/news/press-release/"
        label="Press Release" />
      <content type="html"><![CDATA[
        <p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-mar-gt360uhd-01.jpg" loading="lazy" /></p>
<p>Jakarta, 13 Maret 2026 &ndash; Garmin, produsen elektronik kelautan terbesar dan paling inovatif di dunia, memperkenalkan teknologi sonar terbaru 360 derajat yang mampu memindai kondisi bawah air dari segala arah di sekitar kapal sekaligus. Sistem ini terdiri dari transduser GT360UHD dan perangkat Spy&trade; Pole, yang bersama&ndash;sama memberikan gambaran bawah air lebih jelas dan membantu pemancing menemukan serta mengincar ikan dengan lebih mudah.</p>
<p>Dengan tampilan bawah air dari sudut pandang atas kapal &ndash; baik dalam format 2D maupun 3D &ndash; pemancing bisa melihat kondisi sekitar secara menyeluruh tanpa perlu terus&ndash;menerus mengulang pemindaian.</p>
<p style="padding-left: 10px; margin-left: 10px; border-left: 2px solid #a6a6a6; font-style: italic; color: #b6b6b6;">&ldquo;Solusi Sonar 360 terbaru dari Garmin kembali mengubah cara pemancing mencari ikan. Dengan jangkauan pandangan 360 derajat yang memberi gambaran situasi bawah air lebih lengkap, ditambah kemudahan penggunaan Spy Pole, pemancing kini bisa menemukan dan mengincar ikan dengan lebih mudah. Dikombinasikan dengan teknologi LiveScope&trade;, sistem sonar ini menghadirkan pengalaman memancing yang benar&ndash;benar terbaik di kelasnya,&rdquo; ujar Ridlota Adi Saputro, Sales Deputy Manager Garmin Indonesia Marine Division.</p>
<h2>Melihat Bawah Air dari Segala Arah</h2>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-mar-gt360uhd-02.jpg" loading="lazy" /></p>
<p>Melalui teknologi OneV&uuml;&trade;, sistem ini menampilkan gambar bawah air 360 derajat di sekitar kapal dalam mode 2D dan 3D yang jelas. Transduser GT360UHD yang dipasang pada Spy Pole memastikan hasil pemindaian lebih stabil dan akurat.</p>
<p>Dengan teknologi True Motion, sistem sonar ini terhubung langsung dengan GPS sehingga posisi ikan dan struktur bawah air tetap akurat meskipun kapal bergerak. Pengguna juga bisa memindai area seluas lapangan sepak bola dengan tampilan yang terus diperbarui secara langsung.</p>
<p>Lewat layar navigasi Garmin yang kompatibel, pemancing dapat mengubah warna tampilan sonar, mengatur cara pemindaian, serta memilih mode otomatis, manual, atau konstan langsung dari layar perangkat.</p>
<p>Sistem ini juga bisa digabungkan dengan Teknologi LiveScope&trade; sonar untuk menghadirkan tampilan 3D yang lebih detail dalam satu layar, lengkap dengan penanda arah yang menunjukkan ke mana LiveScope&trade; sedang memindai pada mode 2D.</p>
<h2>Spy Pole: Kendalikan Sonar Lebih Leluasa</h2>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-mar-gt360uhd-03.jpg" loading="lazy" /></p>
<p>Salah satu inovasi utama dalam sistem sonar terbaru Garmin adalah Spy Pole &ndash; tiang sonar bermotor yang memungkinkan pemancing menggerakkan arah sonar secara bebas, terlepas dari arah motor penggerak kapal. Dengan alat ini, pemancing bisa mengarahkan sonar ke titik yang diinginkan tanpa harus menggeser posisi kapal.</p>
<p>Spy Pole dapat dikendalikan secara nirkabel menggunakan pedal kaki nirkabel berukuran rendah, penjepit remote yang bisa dipasang langsung di joran, atau melalui layar navigasi Garmin yang kompatibel.</p>
<p>Perangkat ini dilengkapi fitur SpyLock&trade; untuk mengunci arah pemindaian pada titik tertentu, serta mode SpyScan&trade; yang secara otomatis menggerakkan sonar ke kiri dan kanan guna membantu menemukan ikan.</p>
<p>Spy Pole juga dirancang melindungi kabel transducer dengan jalur kabel tersembunyi di dalam batang tiang. Sistem pelepasan cepat memudahkan pemasangan maupun pelepasan dari trolling motor Force&reg; atau Force Pro, serta mendukung pemasangan di sisi badan kapal.</p>
<h2>Harga dan Ketersediaan</h2>
<p>Transducer GT360UHD dijual seharga Rp 17.990.000, sementara Spy Pole 42 inci &ndash; yang kompatibel dengan semua transduser LiveScope&trade; &ndash; dijual terpisah seharga Rp 45.000.000. Untuk ketersediaan produk ini di Indonesia, silakan menghubungi kami melalui email ke <a href="mailto:id-marine@garmin.com" target="_blank">id&ndash;marine@garmin.com</a>, dikarenakan stok yang terbatas.</p>
<p>Melalui inovasi sonar 360 derajat terbarunya ini, Garmin terus memperkuat posisinya sebagai pemimpin teknologi elektronik kelautan dengan menghadirkan solusi sonar yang membantu pemancing memahami kondisi bawah air secara lebih detail, akurat, dan efisien.</p> 
      ]]></content>
    </entry>

    <entry>
      <title>Garmin Health Research Grant 2026 Dorong Peneliti Lokal Manfaatkan Data Wearable untuk Studi Kesehatan di Indonesia</title>

      
      <link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.garmin.co.id/news/press-release/news-2026-feb-fitrockr/" />
      
      
      <published>2026-02-23T02:00:08Z</published>
      <updated>2026-02-23T02:03:09Z</updated>
      <author>
            <name>Service</name>
            
            
            
      </author>

      <category term="Press Release"
        scheme="https://www.garmin.co.id/news/press-release/"
        label="Press Release" />
      <content type="html"><![CDATA[
        <h2 style="text-align: center;">Melalui kolaborasi dengan Fitrockr, Garmin memperluas pemanfaatan data wearable untuk kesehatan preventif berbasis ilmiah</h2>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-feb-fitrockr.jpg" loading="lazy" /></p>
<p>JAKARTA, 20 Februari 2026 &ndash; Garmin Indonesia menegaskan bahwa smartwatch bukan sekadar perangkat gaya hidup atau penunjang olahraga. Melalui inisiatif Garmin Health Research Grant 2026 serta kolaborasi dengan Fitrockr, Garmin memperlihatkan bagaimana smartwatch dapat berperan sebagai penyedia data kesehatan berbasis wearable yang diakui secara ilmiah dan dimanfaatkan dalam penelitian medis global.</p>
<p>Selama beberapa tahun terakhir, teknologi wearable berkembang menjadi sumber data kesehatan yang berharga. Garmin memanfaatkan perkembangan ini dengan membuka akses bagi komunitas riset dan institusi kesehatan untuk menggunakan ekosistem Garmin Health dalam memahami kondisi kesehatan secara lebih komprehensif.</p>
<h2>Dari Laboratorium Peneliti ke Pergelangan Tangan Pengguna</h2>
<p>Bagi banyak pengguna, sulit membayangkan bahwa sensor detak jantung optik yang terdapat pada seri perangkat Garmin seperti Venu dan Instinct adalah teknologi yang juga digunakan oleh universitas dan institusi kesehatan ternama di dunia. Sensor dan metrik kesehatan ini digunakan dalam berbagai penelitian terkait kecemasan, gangguan tidur, tingkat stres, hingga pemantauan pemulihan pasca-operasi.</p>
<p>Melalui Garmin Health Research Grant, Garmin kembali membuka program pendanaan riset yang memanfaatkan ekosistem Garmin Health. Program ini memungkinkan para peneliti memanfaatkan data wearable untuk studi kesehatan berbasis ilmiah.</p>
<p>Dalam inisiatif ini, Fitrockr berperan sebagai platform analitik yang mengolah jutaan data kesehatan dari perangkat Garmin menjadi wawasan yang mudah dipahami dan dapat digunakan oleh dokter maupun peneliti. Platform ini membantu menerjemahkan data kompleks menjadi informasi yang relevan untuk pemantauan kesehatan dan penelitian klinis.</p>
<p style="padding-left: 10px; margin-left: 10px; border-left: 2px solid #909090; font-style: italic; color: #808080;">&ldquo;Banyak pengguna Garmin di Indonesia belum menyadari bahwa mereka mengenakan &lsquo;laboratorium mini&rsquo; setiap hari. Melalui dukungan terhadap Fitrockr dan komunitas riset, kami ingin menunjukkan bahwa metrik kesehatan seperti Heart Rate Variability (HRV) dan Sleep Score bukan sekadar angka, melainkan indikator medis yang validitasnya dipercaya oleh ilmuwan global,&rdquo; ujar Chandrawidhi Desideriani, Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia.</p>
<h2>Mengapa Inisiatif Ini Penting bagi Pengguna di Indonesia</h2>
<p>Walaupun terdengar teknis, manfaat dari inisiatif ini dapat dirasakan langsung oleh pengguna sehari-hari, antara lain:</p>
<ul>
<li>Validasi medis: Data kesehatan dari perangkat Garmin dapat menjadi referensi tambahan saat berkonsultasi dengan tenaga medis, misalnya terkait gangguan tidur atau tingkat stres yang tinggi.</li>
<li>Deteksi dini dan pencegahan: Pengembangan algoritma berbasis riset membantu meningkatkan akurasi fitur seperti Body Battery dan Stress Tracking dalam mendeteksi tanda-tanda kelelahan kronis dan burnout, kondisi yang semakin umum di kalangan pekerja di kota besar.</li>
<li>Peluang bagi peneliti lokal: Garmin mengundang universitas dan institusi kesehatan di Indonesia untuk memanfaatkan ekosistem Garmin Health dalam riset kesehatan lokal. Contohnya termasuk studi tentang dampak polusi udara terhadap tingkat stres dan kualitas tidur masyarakat perkotaan.</li>
</ul>
<h2>Cara Kerja Garmin Health dan Fitrockr</h2>
<p>Garmin menggambarkan perangkat wearable sebagai &ldquo;pengumpul cerita&rdquo; tubuh pengguna. Sensor pada jam tangan merekam berbagai metrik kesehatan seperti detak jantung, tingkat stres, aktivitas fisik, dan pola tidur sepanjang hari.</p>
<p>Fitrockr kemudian berperan sebagai &ldquo;penerjemah&rdquo; yang mengolah data tersebut menjadi laporan yang mudah dipahami oleh tenaga kesehatan dan peneliti. Pendekatan ini memungkinkan analisis kesehatan yang lebih komprehensif tanpa memerlukan perangkat tambahan.</p>
<p>Selain itu, pembaruan algoritma yang berkelanjutan memastikan pengguna, termasuk pemilik perangkat generasi sebelumnya, tetap mendapatkan manfaat dari peningkatan akurasi dan validasi ilmiah.</p>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-feb-fitrockr-01.jpg" loading="lazy" /></p>
<h2>Mendukung Pendekatan Kesehatan Preventif</h2>
<p>Melalui Garmin Health Research Grant dan kolaborasi dengan Fitrockr, Garmin memperkuat komitmennya terhadap pendekatan kesehatan preventif berbasis data. Pemantauan kesehatan berkelanjutan memungkinkan pengguna memahami kondisi tubuh secara lebih dini dan membuat keputusan gaya hidup yang lebih tepat.</p>
<p>Garmin berkomitmen untuk terus menjadi &ldquo;Teman Setia di Setiap Detak&rdquo; (Life&rsquo;s Constant), menjaga kesehatan pengguna tidak hanya saat berlari di Car Free Day, tetapi juga saat tidur dan beraktivitas sehari-hari.</p>
<p>Dengan membuka akses riset dan mendorong kolaborasi ilmiah, Garmin berharap dapat mempercepat inovasi kesehatan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemantauan kesehatan berbasis data.</p> 
      ]]></content>
    </entry>

    <entry>
      <title>Garmin Hadirkan Varian Eksklusif “French Gray” untuk Venu X1, Smartwatch Tertipis dan Teringan</title>

      
      <link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.garmin.co.id/news/press-release/news-2026-feb-venu-x1/" />
      
      
      <published>2026-02-13T05:34:39Z</published>
      <updated>2026-02-23T00:38:40Z</updated>
      <author>
            <name>Service</name>
            
            
            
      </author>

      <category term="Press Release"
        scheme="https://www.garmin.co.id/news/press-release/"
        label="Press Release" />
      <content type="html"><![CDATA[
        <h2 style="text-align: center;">Tampil lebih elegan dengan sentuhan warna emas kecoklatan, Venu X1 kini ditawarkan dengan harga baru yang lebih kompetitif</h2>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-feb-venu-x1.jpg" loading="lazy" /></p>
<p>Jakarta, 11 Februari 2026 &ndash; Garmin Indonesia resmi meluncurkan varian warna French Gray untuk Venu X1, premium smartwatch yang mengedepankan desain tipis, bobot ringan, serta fokus pada menghadirkan kenyamanan penggunaan sepanjang hari baik saat berolahraga, bekerja, maupun beristirahat.</p>
<p>Varian French Gray menghadirkan palet warna netral yang terinspirasi dari estetika desain klasik Eropa. Warna ini menawarkan keseimbangan antara nada emas yang sejuk, sehingga menciptakan kesan modern dan mewah yang mudah menyatu dengan berbagai gaya. Tidak hanya membawa estetika mewah, Venu X1 tetap memegang predikat sebagai smartwatch tertipis dan teringan dalam portofolio Garmin, dengan ketebalan hanya 7,9 mm dan bobot ringan 34 gram.</p>
<p style="padding-left: 10px; margin-left: 10px; border-left: 2px solid #909090; font-style: italic; color: #808080;">&ldquo;Venu X1 French Gray melengkapi pilihan bagi pengguna urban yang aktif dan dinamis, yang menjadikan smartwatch sebagai bagian dari gaya hidup sekaligus fashion statement tanpa mengurangi fungsi pemantauan kesehatan dan kebugaran. Garmin membuktikan bahwa teknologi yang paling canggih sekalipun dapat dikemas dalam desain yang sangat tipis dan ringan,&rdquo; ujar Chandrawidhi Desideriani, Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia.</p>
<h2>Mendukung Aktivitas Olahraga Modern</h2>
<p>Dengan bodi yang ramping, Venu X1 memungkinkan pergerakan pergelangan tangan yang lebih bebas serta membantu menjaga kestabilan sensor selama latihan. Smartwatch ini mendukung berbagai kebutuhan olahraga modern yang semakin beragam, termasuk:</p>
<ul>
<li>Untuk olahraga golf, Venu X1 dapat memantau berbagai metrik penting seperti jarak ke green, jarak ke hazard dan dogleg, pelacakan jarak pukulan, serta pencatatan skor dan statistik ronde, yang didukung fitur seperti PlaysLike Distance, Virtual Caddie, dan peta CourseView berwarna.</li>
<li>Sementara untuk olahraga padel, Garmin Venu X1 melacak metrik aktivitas utama berupa detak jantung, durasi permainan, dan estimasi kalori terbakar, membantu pengguna memantau intensitas latihan dan kondisi kebugaran secara praktis.</li>
<li>Bagi mereka yang berlatih di pusat kebugaran tanpa bantuan personal trainer, Garmin Venu X1 menghadirkan pilihan jenis workout lengkap dengan animasi gerakan latihan yang mudah diikuti langsung dari pergelangan tangan. Fitur ini memandu pengguna melakukan teknik angkat beban yang benar melalui visualisasi gerakan yang jelas, sehingga membantu meminimalisir risiko cedera.</li>
</ul>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-feb-venu-x1-01.jpg" loading="lazy" /></p>
<h2>Nyaman untuk Pemantauan Kesehatan Sepanjang Hari</h2>
<p>Hadir dengan bobot hanya 34 gram dan ketebalan 7,9 mm, Garmin Venu X1 menjadi yang tertipis dan teringan sehingga sangat nyaman dipakai sepanjang hari, termasuk saat beristirahat. Desain ultra-nyaman ini dipadukan dengan layar AMOLED 2 inci yang besar dan tajam, memudahkan segmen Healthy Agers (usia 50+) untuk memantau informasi kebugaran harian secara praktis tanpa kendala keterbacaan.</p>
<ul>
<li>Optimal untuk Sleep Monitoring: Berkat bobotnya yang ringan, pengguna hampir tidak akan merasakan kehadirannya saat tidur, memungkinkan fitur Advanced Sleep Monitoring bekerja maksimal memantau kualitas pemulihan tubuh tanpa gangguan rasa mengganjal di pergelangan tangan.</li>
<li>Tracking Kondisi Tubuh 24/7 Lebih Nyaman: Desain ergonomis ini memastikan sensor tetap menempel sempurna untuk mencatat setiap data, mulai dari intensitas olahraga hingga Caffeine Tracking, sepanjang hari tanpa menimbulkan rasa pegal.</li>
<li>Baterai: Venu X1 memiliki daya tahan baterai hingga 8 hari dalam mode smartwatch, memungkinkan pengguna menjalani aktivitas harian tanpa perlu sering mengisi daya. Ketahanan baterai ini memberikan kenyamanan lebih bagi pengguna yang aktif, baik untuk penggunaan sehari-hari maupun pemantauan kesehatan dan kebugaran secara berkelanjutan.</li>
</ul>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2026-feb-venu-x1-02.jpg" loading="lazy" /></p>
<h2>Harga dan Ketersediaan</h2>
<p>Bersamaan dengan peluncuran varian warna French Gray, Garmin turut mengumumkan Venu X1 kini tersedia dengan harga baru Rp 12.090.000. Harga ini memberikan kesempatan bagi lebih banyak masyarakat Indonesia untuk menikmati teknologi wearable premium dari Garmin.</p>
<p>Venu X1 varian French Gray tersedia mulai 11 Februari 2026 di seluruh Garmin Brand Store offline di Indonesia serta mitra e-commerce resmi Garmin, termasuk <a href="https://shopee.co.id/garminofficialshop?shopCollection=259574568#product_list" target="_blank">Shopee</a>, <a href="https://www.tokopedia.com/garmin/etalase/venu-x1" target="_blank">Tokopedia</a>, <a href="https://www.blibli.com/merchant/garmin-flagship-store/GAO-60025?pickupPointCode=PP-3043548&amp;promoTab=false&amp;excludeProductList=false&amp;sc=Venu&amp;sort=7" target="_blank">Blibli</a>, <a href="https://www.lazada.co.id/garmin/?q=All-Products&amp;shop_category_ids=1584588&amp;from=wangpu&amp;sc=KVUG&amp;search_scenario=store&amp;src=store_sections&amp;hideSectionHeader=true&amp;shopId=7469105" target="_blank">Lazada</a>, dan <a href="https://eraspace.com/garmin/katalog/venu-x1/venu-x1-7651" target="_blank">Eraspace</a>.</p> 
      ]]></content>
    </entry>

    <entry>
      <title>Garmin Run Indonesia 2025 dan Limbah.id Wujudkan Event Lari Ramah Lingkungan dengan Dampak Nyata</title>

      
      <link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.garmin.co.id/news/press-release/news-2025-dec-carbon-footprint/" />
      
      
      <published>2025-12-16T06:00:28Z</published>
      <updated>2025-12-16T09:19:30Z</updated>
      <author>
            <name>Service</name>
            
            
            
      </author>

      <category term="Press Release"
        scheme="https://www.garmin.co.id/news/press-release/"
        label="Press Release" />
      <content type="html"><![CDATA[
        <h2 style="text-align: center;">Selama penyelenggaraan acara, mulai dari konferensi pers hingga race day, Garmin Indonesia dan <a href="http://limbah.id">Limbah.id</a> berhasil mengumpulkan hampir 3 ton sampah dan mengurangi jejak karbon hingga 29,1%</h2>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2025-dec-carbon-footprint-kv.jpg" loading="lazy" /></p>
<p>Jakarta, 17 Oktober 2025 &ndash; Garmin Indonesia sukses menggelar ajang lari tahunan Garmin Run Indonesia 2025 di ICE BSD, Tangerang. Mengusung tema &ldquo;From Zero to Hero&rdquo;, acara ini menegaskan komitmen Garmin untuk menghadirkan pengalaman lari yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.</p>
<p>Garmin menggandeng Limbah.id sebagai Sustainability Partner untuk memastikan pengelolaan sampah selama acara berjalan efektif dan terukur.</p>
<p>Melalui kolaborasi ini, setiap limbah yang dihasilkan sepanjang rangkaian kegiatan dikelola secara bertanggung jawab dengan tujuan meminimalkan dampak lingkungan dan mendukung prinsip zero to landfill.</p>
<p style="padding-left: 10px; margin-left: 10px; border-left: 2px solid #909090; font-style: italic; color: #808080;">Rian Krisna, Marketing Communications Manager Garmin Indonesia, mengatakan, &ldquo;Di tengah antusiasme acara olahraga, kami ingin menyoroti isu penting: sampah.  Kolaborasi dengan Limbah.id, membuat 2025 Garmin Run Indonesia tidak hanya fokus  pada pengumpulan  sampah, tetapi juga pengelolaan  limbah elektronik (e&ndash;waste), langkah nyata menuju event olahraga berkelanjutan. Peningkatan volume sampah yang dikumpulkan pelari mencerminkan kesadaran lingkungan yang semakin kuat seiring dengan meningkatnya budaya hidup sehat melalui olahraga.&rdquo;</p>
<h2>Carbon Footprint Report 2025 Garmin Run Indonesia</h2>
<p>Limbah.id berperan mengumpulkan berbagai jenis sampah sejak event Road to Garmin Run 2025 pada bulan Juni 2025 hingga dimulainya event lari yang diikuti oleh 7.000 peserta pada 14 September 2025. Berbagai sampah organik dan anorganik seperti botol plastik, kardus, kaleng, dan botol kaca, serta menyiapkan fasilitas pengumpulan sampah elektronik (e&ndash;waste) diolah oleh Limbah.id dengan prinsip zero to landfill.</p>
<p>Prinsip zero to landfill yang dipegang Limbah.id berarti, setiap jenis sampah diolah agar tidak berakhir di TPA, melainkan dimanfaatkan kembali melalui proses daur ulang, pengolahan organik, dan pengelolaan khusus untuk sampah residu maupun e&ndash;waste.</p>
<p>Selama periode tersebut, Limbah.id berhasil mengumpulkan total sampah sebanyak hampir 3 ton (2.614,82 kg). Semua sampah tersebut diproses di Material Recovery Facility (MRF) milik Limbah.id untuk dipilah dan diolah agar tidak berakhir di TPA. Plastik menjadi jenis sampah yang paling banyak dikumpulkan dengan bobot mencapai 1.442 kg, disusul dengan kertas (432 kg), sampah residu (455 kg), sampah organik (230 kg), logam (38,4 kg), kaca (9,61 kg) dan e&ndash;waste (5,23 kg).</p>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2025-dec-carbon-footprint-01.jpg" loading="lazy" /></p>
<p>Sampah organik seperti sisa makanan dari area acara  diolah menjadi kompos alami yang mampu memperkaya unsur hara tanah.</p>
<p>Sementara sampah yang dapat didaur ulang &ndash; termasuk  plastik, kertas, logam, dan kaca &ndash; dikirim ke fasilitas daur ulang untuk diproses kembali menjadi bahan baku  maupun produk baru yang memiliki nilai ekonomi</p>
<p>Untuk jenis sampah yang tidak bisa didaur ulang, Limbah.id mengadopsi  teknologi RDF (Refuse Derived Fuel) yang mengolah sampah residu menjadi bahan bakar alternatif bagi industri energi, Pendekatan ini membantu menggantikan sebagian penggunaan batu bara sekaligus menurunkan emisi karbon dari proses produksi energi.</p>
<p>Melalui pengelolaan sampah berkelanjutan dan penerapan sistem zero to landfill, Garmin Run Indonesia 2025 bersama Limbah.id berhasil menekan emisi karbon hingga 29,1% atau setara penghematan 346,08 kgCO₂e. Sebagai gambaran, emisi karbon sebesar 346,08 kgCO₂e &ndash; setara dengan penghematan listrik sekitar 967 kWh atau empat kali perjalanan darat Jakarta&ndash;Surabaya. Hasil ini menjadikan Garmin Run 2025 sebagai contoh nyata penyelenggaraan event lari yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.</p>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2025-dec-carbon-footprint-02.jpg" loading="lazy" /></p>
<p style="padding-left: 10px; margin-left: 10px; border-left: 2px solid #909090; font-style: italic; color: #808080;">&ldquo;Kolaborasi Limbah.id dengan Garmin menunjukkan bahwa pengelolaan sampah yang terencana dapat memberikan dampak nyata terhadap penurunan emisi karbon. Melalui penerapan sistem zero to landfill, kami ingin membuktikan bahwa keberlanjutan bukan sekadar konsep, melainkan sesuatu yang dapat diterapkan dalam setiap kegiatan, termasuk event olahraga,&rdquo; ujar Joseph Heru Sanjaya, CEO dan Founder <a href="http://limbah.id">Limbah.id</a>.</p>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2025-dec-carbon-footprint-03.jpg" loading="lazy" /></p> 
      ]]></content>
    </entry>

    <entry>
      <title>Garmin Connect Data Report 2025: Masyarakat Indonesia Tunjukkan Tren Positif Menuju Gaya Hidup Lebih Aktif dan Sehat</title>

      
      <link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.garmin.co.id/news/press-release/news-2025-dec-year-review/" />
      
      
      <published>2025-12-16T05:00:13Z</published>
      <updated>2025-12-16T09:19:14Z</updated>
      <author>
            <name>Service</name>
            
            
            
      </author>

      <category term="Press Release"
        scheme="https://www.garmin.co.id/news/press-release/"
        label="Press Release" />
      <content type="html"><![CDATA[
        <h2 style="text-align: center;">Insight terbaru dari para pengguna Garmin di seluruh dunia mengungkap tren utama kesehatan dan kebugaran</h2>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2025-dec-year-review-kv.jpg" loading="lazy" /></p>
<p>Jakarta, 12 Desember 2025 &ndash; Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025, yang mengungkap perubahan perilaku kebugaran global sepanjang tahun. Berdasarkan data yang direkam oleh jutaan pengguna di seluruh dunia, terjadi peningkatan aktivitas sebesar 8% dibandingkan 2024, menandakan bahwa partisipasi masyarakat terhadap gaya hidup aktif terus berkembang dari tahun ke tahun.</p>
<p>Laporan ini menyoroti perbedaan tren olahraga di berbagai wilayah, termasuk meningkatnya gaya latihan hybrid, munculnya kebiasaan baru seperti pickleball, serta makin seimbangnya porsi latihan kekuatan dan kardio, terutama di kawasan Asia.</p>
<h2>Top 3 Olahraga di Indonesia: Lari, Jalan Kaki dan Strength Training</h2>
<p>Aktivitas paling populer tahun ini tetap didominasi oleh lari, jalan kaki, bersepeda, strength training, dan indoor cardio. Laporan Garmin menunjukkan perubahan perilaku menarik di Asia, di mana pengguna mulai menerapkan pendekatan latihan yang lebih seimbang melalui kombinasi kardio dan latihan kekuatan.</p>
<p>Di Indonesia, tiga teratas olahraga terpopuler tahun ini terdiri dari lari, jalan kaki dan latihan kekuatan. Aktivitas lari semakin kencang dengan catatan tertinggi dari olahraga lainnya dengan 10,622,601 diikuti oleh jalan kaki dengan 4,755,561 dan latihan kekuatan.</p>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2025-dec-year-review-01.jpg" loading="lazy" /></p>
<p>Lebih dari setengah pengguna Garmin di seluruh dunia mencatat rata-rata lebih dari 8.000 langkah per hari, sementara 28% melampaui angka 10.000 langkah harian. Hong Kong kembali menjadi negara dengan jumlah daily average steps tertinggi dengan 10.663 langkah, diikuti Korea Selatan dan Spanyol. Indonesia sendiri mencatat 5.818 daily average steps di tahun ini, atau meningkat sebanyak 8.24% dari tahun lalu.</p>
<p>Strength training meningkat 29% secara global, menandai tahun keempat berturut-turut pertumbuhan di atas 20%. Di Asia, peningkatannya mencapai 27% dan untuk pertama kalinya menyalip aktivitas bersepeda sebagai olahraga tiga besar. Indonesia mencatatkan 65% pertumbuhan latihan kekuatan, yang menjadikannya tiga besar dalam olahraga terpopuler di tahun 2025 dengan 2,367,843. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin peduli membangun fondasi kekuatan untuk mendukung performa jangka panjang.</p>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2025-dec-year-review-02.jpg" loading="lazy" /></p>
<h2>Indonesia Catatkan Fenomena Padel</h2>
<p>Data Garmin Connect menampilkan insight menarik terkait kesehatan global. Perempuan mencatat tingkat stres 3% lebih rendah dibanding laki-laki. Belanda menjadi negara dengan skor stres terendah, sementara Indonesia mencatatkan tingkat stres paling tinggi.</p>
<p>Dari sisi energi harian, pengguna Indonesia mencatat rata-rata peak Body Battery sebesar 70 pada 2024 yang lalu, menurun sedikit menjadi 68 pada 2025, namun tetap termasuk di urutan 20 besar.</p>
<p>Laporan tahun ini juga memperlihatkan tingginya popularitas padel sebagai salah satu olahraga dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia dengan peningkatan aktivitas pengguna Garmin sebesar 1.684% dibandingkan tahun sebelumnya. Disusul oleh track running dengan peningkatan 124% dan tenis sebesar 113%.</p>
<p style="padding-left: 10px; margin-left: 10px; border-left: 2px solid #909090; font-style: italic; color: #808080;">&ldquo;Kami melihat semakin banyak pengguna Indonesia yang memanfaatkan Garmin Connect untuk memahami pola kesehatan mereka secara lebih mendalam. Peningkatan langkah harian dan tren Body Battery yang stabil menunjukkan bahwa data dapat menjadi alat penting dalam membangun rutinitas kebugaran yang lebih cerdas dan berkelanjutan,&rdquo; ujar Chandrawidhi Desideriani, Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia.</p>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2025-dec-year-review-03.jpg" loading="lazy" /></p>
<h2>Melihat Tren 2026</h2>
<p>Menurut American College of Sports Medicine (ACSM), wearable technology masih menjadi yang teratas dalam tren kebugaran di tahun 2026, dengan semakin banyak orang mengandalkan data kesehatan seperti HRV, pola tidur, dan VO₂ max sebagai bagian dari rutinitas mereka. Fitness apps berada di peringkat empat, memperkuat peran aplikasi digital dalam membangun kebiasaan latihan jangka panjang.</p>
<p>Latihan fungsional, yoga, pilates, dan rutinitas berfokus core diprediksi terus meningkat. Para pelatih dan profesional kebugaran kini semakin mengandalkan analitik fisiologis dalam merancang program latihan berbasis sains.</p>
<p>Selain itu, ACSM juga menyoroti pentingnya latihan untuk mendukung kesehatan mental. Dengan kemampuan wearable dalam memantau sejumlah indikator seperti stres, kualitas tidur dan pemulihan, berbagai program latihan kini dapat dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kebugaran, performa fisik, tetapi juga kesejahteraan emosional.</p>
<p>Integrasi Garmin Health dengan berbagai platform pihak ketiga menjadi salah satu pendorong utama munculnya program latihan personal yang lebih presisi, baik untuk pelari, pesepeda, maupun penggemar latihan kekuatan.</p>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2025-dec-year-review-04.jpg" loading="lazy" /></p>
<h2>Garmin Connect Rundown: Ringkasan Tahunan yang Lebih Personal untuk Memahami Tubuh</h2>
<p>Garmin Connect Rundown hadir sebagai bagian dari layanan Garmin Connect+, mencakup berbagai insight fisiologis seperti aktivitas tahunan, langkah harian, skor tidur, olahraga teratas, serta tren kebiasaan sepanjang tahun. Fitur ini membantu pengguna melihat perkembangan mereka secara menyeluruh, membandingkan performa dari bulan ke bulan, sekaligus mempelajari pola melalui visualisasi data yang mudah dipahami.</p>
<p>Dengan insight kesehatan tersebut, pengguna dapat menetapkan tujuan kebugaran untuk tahun 2026, baik itu meningkatkan kualitas tidur, membangun kekuatan, maupun menjelajahi petualangan outdoor. Garmin memanfaatkan teknologi untuk membantu setiap orang memahami tubuh mereka dengan lebih baik dan menjalani hidup yang lebih sehat setiap hari, beat yesterday.</p>
<p>Layanan premium Connect+ juga menyediakan fitur Active Intelligence yang memberikan rekomendasi personal berdasarkan data jangka panjang, serta fitur Live Activity untuk pemantauan real-time detak jantung, pace, hingga aktivitas indoor langsung dari smartphone.</p>
<p>Dengan rangkaian smartwatch terbaru seperti Venu 4 dan fēnix 8 Pro, pengguna dapat melacak aktivitas harian, memantau performa, mengikuti tantangan, hingga menganalisis data kebugaran dengan lebih komprehensif. Seluruh perangkat ini tersinkronisasi secara mulus dengan Garmin Connect, memberi pengalaman yang konsisten dan intuitif.</p>
<p>Melalui fitur ini juga menunjukkan komitmen Garmin dalam menghadirkan pengalaman kebugaran yang lebih personal dan berbasis data. Seluruh insight yang dihadirkan memungkinkan pengguna bisa lebih mengenal dirinya dan kebutuhan tubuhnya secara lebih mendalam, sehingga dapat membentuk gaya hidup yang lebih sehat.</p>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2025-dec-year-review-05.jpg" loading="lazy" /></p> 
      ]]></content>
    </entry>

    <entry>
      <title>Garmin Indonesia Dukung Timnas Indonesia Wheelchair Basketball Melaju ke ASEAN Para Games 2025</title>

      
      <link rel="alternate" type="text/html" href="https://www.garmin.co.id/news/press-release/news-2025-dec-wheelchair-basketball-team/" />
      
      
      <published>2025-12-03T08:01:16Z</published>
      <updated>2025-12-03T08:41:17Z</updated>
      <author>
            <name>Service</name>
            
            
            
      </author>

      <category term="Press Release"
        scheme="https://www.garmin.co.id/news/press-release/"
        label="Press Release" />
      <content type="html"><![CDATA[
        <h2 style="text-align: center;">Melalui Garmin vivoactive 5, para atlet dapat memantau kebugaran dan performa latihan secara lebih personal serta relevan.</h2>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2025-dec-wheelchair-basketball-team-kv.jpg" loading="lazy" /></p>
<p>Jakarta, 2 Desember 2025 &ndash; Garmin Indonesia kembali menggelar program tahunan Give a Garmin, sebagai bentuk komitmen untuk mendorong gaya hidup aktif dan mengajak masyarakat untuk mewujudkan minatnya dalam kebugaran serta aktivitas luar ruangan.</p>
<p>Melanjutkan semangat di tahun sebelumnya, program Give a Garmin memberikan dukungan kepada Tim Nasional Indonesia Wheelchair Basketball, yang akan berlaga di ASEAN Para Games 2025 di Thailand.</p>
<p style="padding-left: 10px; margin-left: 10px; border-left: 2px solid #909090; font-style: italic; color: #808080;">&ldquo;Lewat Give A Garmin, kami ingin menunjukkan bahwa teknologi bukan hanya soal fitur, tapi juga tentang dampak. Dukungan kepada Timnas Indonesia Wheelchair Basketball adalah bentuk komitmen Garmin untuk membantu atlet mengejar prestasi di level internasional. Kami percaya, setiap orang berhak memiliki akses terhadap teknologi yang membantu mereka tetap aktif, sehat, dan percaya diri,&rdquo; ujar Chandrawidhi Desideriani, Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia.</p>
<h2>Mendukung Atlet Kursi Roda Indonesia</h2>
<p>Kemitraan dengan Timnas Indonesia Wheelchair Basketball bertujuan untuk memberdayakan atlet disabilitas serta mendukung perkembangan olahraga bola basket kursi roda di Indonesia. Tim wheelchair basketball adalah bukti nyata dari kekuatan, dan daya tahan. Garmin vivoactive 5 menunjukkan bagaimana fitur-fitur pemantauan kesehatan (detak jantung, tidur, tingkat stres) dan pelacakan aktivitas (distance, speed, intensitas latihan) dapat berfungsi secara efektif dan memberikan data yang berarti, terlepas dari bagaimana seorang atlet bergerak.</p>
<p>Garmin Indonesia menyerahkan dukungan berupa smartwatch Garmin vivoactive 5 kepada para atlet Timnas Indonesia Wheelchair Basketball. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Garmin untuk membantu atlet memantau kondisi tubuh, mengelola latihan, serta meningkatkan performa melalui teknologi wearable.</p>
<p style="padding-left: 10px; margin-left: 10px; border-left: 2px solid #909090; font-style: italic; color: #808080;">&ldquo;Menjelang ASEAN Para Games 2025, kami terus meningkatkan intensitas latihan. Dukungan dari Garmin sangat membantu kami dalam memantau latihan dan kondisi tubuh secara lebih terukur. Dengan vivoactive 5 dan Mode Kursi Roda, kami mendapatkan data yang lebih relevan dengan aktivitas kami sebagai atlet kursi roda. Dari situ, kami bisa memperbaiki pola latihan dan lebih siap menghadapi pertandingan,&rdquo; kata Danu Kuswantoro, atlet Timnas Indonesia Wheelchair Basketball Indonesia.</p>
<p>Melalui dukungan ini, Garmin berharap dapat menjadi bagian dari perjalanan para atlet menuju ASEAN Para Games 2025, sekaligus menginspirasi lebih banyak orang untuk menjalani gaya hidup aktif.</p>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2025-dec-wheelchair-basketball-team-01.jpg" loading="lazy" /></p>
<h2>Garmin vivoactive 5: Dirancang untuk Dukung Atlet Kursi Roda</h2>
<p>Garmin vivoactive 5 yang akan digunakan oleh atlet Timnas Indonesia Wheelchair Basketball dilengkapi dengan Mode Kursi Roda, sebuah profil aktivitas inovatif yang dirancang khusus untuk pengguna kursi roda.</p>
<p>Mode Kursi Roda memungkinkan pengguna untuk melacak berbagai metrik penting, seperti jumlah dorongan harian, jarak, kecepatan, pukulan, serta detak jantung. Dengan fitur ini, atlet dapat memantau hasil latihan mereka dengan lebih akurat dan melakukan evaluasi performa secara berkala.</p>
<p>Profil khusus untuk pengguna kursi roda yang tersedia di vivoactive 5 memungkinkan pengguna melacak jumlah dorongan harian (push) dan menyesuaikan model olahraga sesuai dengan kebutuhan, sehingga pengalaman olahraga menjadi lebih personal.</p>
<p>Saat Mode Kursi Roda diaktifkan, jam tangan akan menyesuaikan tampilan, aplikasi, dan jenis aktivitas yang tersedia. Aktivitas lari dan jalan kaki akan digantikan dengan aktivitas khusus seperti Push-Run Speed dan Push-Run Walk, serta mendorong dan handcycling baik untuk penggunaan dalam maupun luar ruangan.</p>
<p>Pengguna dapat mengatur frekuensi latihan untuk membantu sistem menyesuaikan algoritma dengan tingkat aktivitas masing-masing. Dengan penyesuaian ini, atlet dapat memantau performa latihan secara lebih menyeluruh dan mendapatkan data yang lebih relevan dengan kondisi fisik dan aktivitas yang dilakukan.</p>
<p><img class="percent100 center" src="https://www.garmin.co.id/m/id/g/news/news-2025-dec-wheelchair-basketball-team-02.jpg" loading="lazy" /></p>
<h2>Menginspirasi Gaya Hidup Aktif Tanpa Batas</h2>
<p>Lewat program Give a Garmin, Garmin Indonesia ingin terus mendorong kesadaran masyarakat terhadap olahraga inklusif serta peran teknologi dalam mendukung kebugaran semua orang, tanpa memandang keterbatasan fisik.</p>
<p>Garmin berharap dukungan terhadap Timnas Indonesia Wheelchair Basketball tidak hanya membantu para atlet dalam persiapan menuju ASEAN Para Games 2025, tetapi juga menginspirasi masyarakat luas untuk tetap aktif, sehat, dan percaya diri dalam menjalani aktivitas sehari-hari.</p>
<p>Give a Garmin merupakan program global tahunan yang diselenggarakan Garmin setiap bulan Desember. Selama periode tersebut, Garmin menawarkan diskon untuk berbagai produk smartwatch. Melalui program ini, Garmin tidak hanya mengajak masyarakat untuk berinvestasi pada kesehatan dan kebugaran, tetapi juga mengajak masyarakat mengambil langkah pertama menuju gaya hidup aktif.</p> 
      ]]></content>
    </entry>


</feed>